GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut kembali memiliki wakilnya di ajang adu bakat Kontes Dangdut Indonesia (KDI) tahun 2020. Kontestan ini bernama Reka Diah Fasha (21), asal Kampung Cilimus, Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong.
Anak dari pasangan Rahmat Kurnia (47) dan Titin Supriatin (41) ini adalah seorang gadis yang hidup sederhana. Sejak usia tiga tahun Reka sudah belajar bernyanyi. Meski tak diketahui bakatnya diturunkan dari siapa, namun menyanyi adalah kesehariannya.
Reka mulai menyanyi dari panggung ke panggung sejak kelas 3 SD dan kerap mengikuti berbagai macam lomba menyanyi.
Sebelum mengikuti ajang KDI 2020,
Reka memang memiliki bakat seni, hingga kemudian ia mengenyam pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung mengambil jurusan seni musik.
Lulusan SMA 11 Garut ini memiliki segudang prestasi saat duduk, hingga kerap mewakili almamaternya dan Kabapaten Garut di tingkat regional maupun nasional.
Pada tahun 2020, Reka mengikuti ajang adu bakat KDI, dengan menguploadkan video bernyanyinya melalui via Metube. Selang beberapa minggu Reka menerima panggilan telepon untuk mengikuti audisi online via zoom.
Tak menyangka ternyata Reka lolos ke tahap selanjutnya masuk 60 besar dan mendapatkan golden ticket. Untuk mengikuti tahap selanjutnya ia langsung berangkat ke Jakarta untuk mengikuti audisi.
Tahap demi tahap telah dilewati sampai akhirnya reka masuk ke-6 besar KDI 2020. Itu semua berkat dukungan keluarga dan masyarakat Garut khususnya.
Kini, Reka bersama masyarakat Kabupaten Garut sangat berharap bisa mengangkat nama harum Kabupaten Garut. Bermodalkan bakat serta prestasi yang diraihnya itu, ajang KDI menjadi harapan besarnya dalam mengejar impian.
Pemkab Garut, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), turut mendukung Reka dalam mengangkat daerahnya melalui jalur seni. Kepala Diskominfo, Muksin, terus gencar mempublikasikan Reka melalui media sosial yang dimiliki Pemkab Garut. (Yan AS)



.png)











