Berita

Miliki Kualitas Bagus, Tembakau Garut Digandrungi Pasar Asia Tenggara

×

Miliki Kualitas Bagus, Tembakau Garut Digandrungi Pasar Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
Kebun tembakau di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. (Foto: Yogi Budiman/Diskominfo Garut)

GOSIPGARUT.ID — Sangat membanggakan, kini tembakau dari Kabupaten Garut diekspor hingga ke kawasan asia tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan lainnya. Memiliki kualitas yang sangat bagus, sehingga tembakau Garut digandrungi banyak orang di kawasan ini.

“Tembakau Garut ini paling banyak kita pasarkan ke Kabupaten Temanggung Jawa Tengah,” kata Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Kabupaten Garut, Idin Suhanda, saat menerima kunjungan Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, dalam acara penyerahan bantuan dari Baznas Garut, di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (23/072020).

Ia menambahkan, tidak hanya ke Jawa Tengah, tembakau Garut pun dipasarkan hingga ke Asia Tenggara. Hanya saja jenisnya berbeda dengan yang dipasarkan di Indonesia. “Sedangkan yang kita pasarkan ke Asia Tenggara itu, khusus produksi tembakau hitam,” ucap Idin.

Baca Juga:   Kemenkominfo Gelar Pemutaran Film Program Pemerintah di Cikajang

Menurutnya, produksi tembakau di Kabupaten Garut cukup potensial, dengan luas area pertanian tembakau mencapai 10 ribu hektare, yang tersebar di 24 kecamatan. “Produksi tembakau itu rata-rata 10 sampai 12 ton per hektar dalam setahun,” kata Idin.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menyebutkan, uang yang beredar di petani tembakau Garut yang dikelola oleh hampir 8 ribu kepala keluarga, mencapai Rp200 miliar. “Dengan pengelolaan pascapanen, uang yang beredar bisa mencapai Rp400 miliar hingga Rp600 miliar,” ujarnya.

Baca Juga:   HUT Kogabwilhan III: TNI Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi Anak Papua di Pedalaman

Helmi yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Beni Yoga, menambahkan, Kabupaten Garut di tahun 2020 ini menerima dana bagi hasil cukai tembakau sebesar Rp27 miliar, dan hampir setengahnya dikelola untuk bidang kesehatan.

“Untuk pertanian sendiri hanya sekitar Rp3 miliar, yang dipergunakan sebagian besar untuk penanganan pascapanen, termasuk pencarian tembakau yang kadar nikotinnya rendah,” tuturnya.

Baca Juga:   Bupati Garut Minta Maaf Atas Video Viral Dukungan Cawapres oleh Individu Beratribut Satpol PP

Adapun varietas tembakau Garut yang disetujui pemerintah Kabupaten Garut, yakni varietas Tegar 1, Tegar 2, Tegar 3, A1, dan A2. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *