Kesehatan

Tubuhnya Mengalami Kelumpuhan, Rani Sudah Tiga Tahun Tergolek Lemas

×

Tubuhnya Mengalami Kelumpuhan, Rani Sudah Tiga Tahun Tergolek Lemas

Sebarkan artikel ini
Rani (25), sudah tiga tahun tergolek lemas akibat tubuhnya mengalami kelumpuhan. (Foto: Ai Respati)

GOSIPGARUT.ID — Rani (25), warga Kampung Sindanglengo, Desa Ciwangi, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, sudah hampir tiga tahun hanya tergolek lemas tak berdaya akibat mengalami kelumpuhan di seluruh otot tubuhnya.

Ia tidak bisa melakukan aktifitas apapun, mulai makan sampai buang air dilakukan di tempat tidur. Itu pun harus dibantu orang tuanya. Akibat sakit yang diderita sudah lama, tubuh Rani tinggal tulang terbungkus kulit akibat kekurangan asupan gizi.

Belum diketahui secara pasti penyakit yang diderita ibu muda ini, karena Rani belum sempat diperiksa secara intensif oleh tim medis akibat keterbatasan biaya.

Baca Juga:   Makanan Pedas Bisa Sebabkan Radang Lambung atau Maag Hanya Mitos

Mirisnya, Rani dan orang tuanya Aton, kini hidup di sebuah rumah kontrakan berdinding bambu yang dikontraknya sebesar seratus ribu rupiah per bulan.Suaminya yang berasal dari Majalengka, sejak Rani terbaring sakit sudah tidak datang menengok dan menafkahinya.

Menurut Relawan Kecamatan Limbangan, H. Amung dan Mas Edi,Rani saat ini sangat membutuhkan bantuan semua pihak untuk meringankan beban penderitaannya.Orangtua Rani sudah tidak bisa bekerja mencari nafkah karena harus bergantian mengurus Rani.

Baca Juga:   Miliki Gedung Baru, Kepala Dinas Kesehatan Garut: Semoga Bisa Menambah Semangat dan Meningkatkan Kinerja

“Kartu Indonesia Sehat (KIS) punya namun jika harus berobat ke rumah sakit mereka tidak memiliki bekal untuk biaya hidup sehari-hari. Sehingga, selama ini Rani tidak bisa berobat. Kami sedang berupaya mencari solusi dengan mengajak semua untuk peduli, sehingga Rani bisa diobati dan bisa sembuh seperti sedia kala,” kata Amung, Minggu (31/5/2020). (Respati)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *