GOSIPGARUT.ID — Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah satu menjadi dua kasus. Pasien yang disebut dengan kasus konfirmasi ke-2 (KC-2) ini adalah seorang perempuan berusia 35 tahun.
Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R Darajat, mengatakan KC-2 memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit virus corona (zona merah) yaitu DKI Jakarta.
“Sejak merasakan dirinya mengalami gejala sakit batuk, pilek, dan demam pada tanggal 18 Maret 2020, ia langsung melakukan isolasi mandiri di rumahnya,” ujar Ricky dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2020) malam.
Ia melanjutkan, pada tanggal 26 Maret 2020, secara mandiri, diambil spesimennya untuk diperiksakan di laboratorium rujukan di Bandung. Hasilnya diketahui pada tanggal 03 April 2020 dengan konfirmasi positif.
Ricky menjelaskan, masa isolasi KC-2 kini sudah menginjak hari ke-17, yang artinya sudah memenuhi syarat interval waktu untuk diambil spesimen ulang. Sehingga pada Sabtu pagi diambil kembali spesimen swabnya untuk dikirim ke laboratorium rujukan di Bandung guna memastikan kondisi status kesehatannya.
“Dengan ditemukannya kasus konfirmasi positif yang baru, maka dilakukan tracing pada kontak erat resiko tinggi yaitu di lima lokasi yang pernah kontak dengan KC-2. Kelima lokasi itu adalah empat fasilitas kesehatan dan satu perkantoran dengan total kontak sebanyak 110 orang,” kata Ricky.
Ia menambahkan, terhadap ke-110 orang itu telah dilakukan pemeriksaan (rapid test) dengan hasil menunjukkan semuanya negatif.
Ricky juga mengatakan, dengan ditemukannya kasus baru Covid-19 di Kabupaten Garut, maka proses penularan sudah merebak sampai ke Garut dan masih berproses di masyarakat. Tidak menutup kemungkinan munculnya kasus Covid-19 baru, mengingat penemuan kasus PDP dan ODP dalam setiap harinya terus meningkat.
“Untuk itu, social dan physical distancing serta meningkatkan kebiasaan mencuci tangan sangat mutlak dibutuhkan pada kondisi saat ini. Sekali lagi, cara-cara inilah yang sangat efektif dalam mencegah penularan Covid-19,” ucapnya. (Yan AS)























