Jawa Barat

Warga Jawa Barat yang Pernah ke Luar Negeri Harus Isolasi Mandiri

×

Warga Jawa Barat yang Pernah ke Luar Negeri Harus Isolasi Mandiri

Sebarkan artikel ini
Ruang Isolasi corona. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta warga yang memiliki riwayat ke luar negeri dalam waktu dekat atau melakukan kontak jarak dekat dengan orang positif Covid-19 untuk mengisolasi mandiri.

Isolasi mandiri alias self-isolation selama 14 hari itu perlu dilakukan sebagai upaya mencegah dan menghentikan penyebaran virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 kepada keluarga, teman, dan orang-orang sekitarnya.

“Harapan kami kepada mereka yang dari luar negeri, jangan dulu berinteraksi dengan masyarakat maupun dengan pihak keluarga selama 14 hari,” kata Kang Uu, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga:   Camat Cibatu Terus Imbau Pemudik untuk Patuhi Aturan Isolasi Mandiri

Ia meminta masyarakat yang menerapkan self-isolation agar selalu disiplin dengan mengikuti semua imbauan pemerintah, termasuk physical distancing atau tidak bertatap muka dengan orang lain sama sekali.

Saat isolasi mandiri dilakukan, warga tidak boleh meninggalkan rumah kecuali untuk memeriksakan diri, memakai masker, rajin membersihkan barang umum seperti remote, gawai, meja, serta mencuci alat makan dan pakaian secara terpisah.

Warga yang mengisolasi diri secara mandiri juga diminta untuk terus menjaga kebugaran dengan aktivitas atau olahraga mudah di rumah. Cuci tangan hingga menjaga sirkulasi udara pun tetap harus diperhatikan.

Baca Juga:   Hari Ini Sejumlah Camat di Garut Dirotasi, Salah Satunya Doni Rukmana

“Ini sebagai bentuk kehati-hatian kita dan kekhawatiran pemerintah, tujuannya supaya Covid-19 yang sekarang (penyebaran) ramai di Jawa Barat bisa diantisipasi. Harapan kami, seluruh masyarakat bisa disiplin,” ucap Kang Uu.

“Kalau masyarakat tidak disiplin, yang kena mudarat (kerugian) adalah masyarakat itu sendiri. Ini pun sesuai dengan arahan Pak Gubernur (Ridwan Kamil) untuk menghindari kerumunan,” tambahnya.

Selain itu, Kang Uu menegaskan bahwa warga Jabar yang tengah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari pun harus rutin mengecek kesehatannya.

Baca Juga:   Gubernur Jabar Kenalkan Alat Tes Covid-19 Penemuan Unpad dan ITB

Jika ada gejala-gejala Covid-19 seperti batuk, sesak napas, dan demam, Kang Uu mengimbau agar mereka segera memeriksakan kesehatan ke rumah sakit rujukan.

“Begitu banyak yang memberi informasi, baik dari pemerintah, pihak swasta, lewat media massa maupun media sosial dan lainnya, jadi begitu mudah untuk mencari bagaimana tanda-tanda orang yang kena Covid-19,” ujarnya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *