Peristiwa

Tiga Rumah Rusak Akibat Longsor dan Tertimpa Pohon di Garut

×

Tiga Rumah Rusak Akibat Longsor dan Tertimpa Pohon di Garut

Sebarkan artikel ini
Petugas meninjau kondisi rumah yang rusak akibat bencana longsor di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. (Foto: BPBD Garut)

GOSIPGARUT.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyebutkan, tiga rumah rusak akibat terdampak longsor dan tertimpa pohon setelah angin kencang menerjang Kecamatan Samarang dan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jumat (6/3/2020).

“Ada tiga rumah yang rusak, dan satu terancam longsor,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, Jumat (6/3/2020).

Ia menuturkan, bencana alam tanah longsor dan angin kencang yang terjadi, Kamis (5/3/2020) tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian materi akibat kerusakan bangunan rumah.

Baca Juga:   Rumah Ustadz di Garut Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Rupiah Raib

Tubagus menyebutkan, dua rumah warga yang rusak tertimpa pohon akibat angin kencang terjadi di Desa Margalaksana, Kecamatan Bungbulang, dan satu rumah rusak tertimbun longsor di Kampung Ciwedang, Desa Padamulya, Kecamatan Pasirwangi.

“Pemilik rumah yang rumahnya tertimpa longsor maupun terancam di Pasirwangi sementara diungsikan ke rumah tetangga,” ujarnya.

Tubagus menyampaikan, laporan yang diterima BPBD Garut terdapat 11 kecamatan yang dilanda bencana alam longsor dan angin kencang.

Baca Juga:   Ribuan Lembar Surat Suara Pemilu Dimusnahkan di Garut

Ia menyebutkan, daerah yang dilanda angin kencang menyebabkan pohon roboh dan menimpa bangunan rumah maupun jalan raya, selanjutnya bencana longsor menimbun rumah.

“Angin kencang itu menyebabkan banyak pohon roboh lalu menimpa rumah, jalan, hingga fasilitas umum,” kata Tubagus.

Daerah yang dilanda bencana longsor, kata dia, akibat curah hujan yang tinggi kemudian kondisi tanah labil dan minimnya pohon tegakan di lokasi longsor.

Baca Juga:   Perkembangan Terbaru: 53 Rumah Rusak Ringan Akibat Gempa Garut Magnitudo 6,5

Tubagus menambahkan, longsor juga menimpa bangunan sekolah di Kecamatan Pamulihan, akibatnya sekolah tersebut tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *