GOSIPGARUT.ID — Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut, Drs. Dudeh Ruhiyat, M.Pd, menerima keluhan warga soal penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran. Tak tanggung-tanggung ia menerima keluhan serupa itu datang warga di enam desa.
“Keenam desa tersebut adalah Desa Hegarmanah, Sukarame, Mekarsari (Kecamatan Bayongbong); Desa Cidatar dan Sukatani (Kecamatan Cisurupan); serta Desa Sukahurip (Kecamatan Cigedug),” ujar Dudeh selepas melaksanakan reses masa sidang kesatu tahun 2020 di keenam desa tadi.
Ia menambahkan, selain soal PKH dan BNPT, warga di enam desa itu pun mengeluhkan soal kehadiran bank emok yang cukup meresahkan. Keluhan lainnya adalah soal kelangkaan blanko E-KTP, kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sangat memberatkan masyarakat.
“Mereka meminta kepada saya untuk menyampaikan semua keluhan tersebut kepada pemerintah agar segera diambil langkah-langkah dan solusinya,” kata anggota Komisi IV ini.
Selama melaksanakan reses di enam desa yang masuk ke daerah pemilihan Garut 4 itu, Dudeh juga menerima aspirasi warga untuk dibangunkannya sarana infrastruktur seperti jalan, baik jalan desa maupun jalan kabupaten.
“Khusus untuk mengantisipasi ‘serangan’ bank emok yang mengiming-imingi pinjaman dana dengan bunga menjerat, kepada saya warga mengusulkan agar pemerintah menggulirkan program kredit usaha rakyat dengan bunga rendah dan tanpa agunan,” tandas Dudeh. (KG)



.png)





