GOSIPGARUT.ID — Hadiah uang bagi para juara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Garut, yang “dianjuk” oleh panitia penyelenggara, kini sudah dibagikan. Hadiah yang totalnya sebesar Rp 150 juta itu sudah diterima oleh para juara 1, 2 dan 3 pada 23 kelompok yang diperlombakan.
Ketua Panitia Penyelenggara, H.Dahlan Saputra membantah jika hadiah itu disebut-sebut “dianjuk”. Ia menjelaskan sebenarnya hadiah uang bagi juara itu bukan “dianjuk”, melainkan hanya keterlambatan pencairan saja.
“Acara penutupan pada Jum’at (25/10/2019) malam. Rencananya hadiah akan dibagikan pada Senin (28/10/2019). Namun karena bagian keuangan yang biasa mencairkan uang itu sedang kuliah S2, maka hadiah baru bisa dicairkan setelah tiga hari kemudian, yakni Rabu (30/10).” kata Dahlan.
Ia yang juga merupakan Kepala Bagian Keagamaan dan Sosial Setda Pemkab Garut, mengakui, pada saat penutupan memang hadiah belum ada. Akan tetapi, proses pencairan sudah dilakukan sebelumnya.
“Hanya saja kendalanya pada saat pencairan, bagian keuanganya tidak ada sehingga pembayaran terlambat. Jadi istilahnya bukan ‘dianjuk’. Nah pada saat Camat Garut Kota mengkonfirmasi pada Senin (28/10/2019) memang hadiah belum cair. Setelah itu ramai diberitakan hingga Bupati Garut pun sempat mengomentari dan minta maaf,” ujar Dahlan.
“Selanjutnya hadiah itu dibagikan dan sekarang sudah beres. Hadiah itu mereka (para juara) yang ngambil kesini.” tambahnya.
Dahlan menuturkan, pencairan uang itu butuh proses, dan tidak mudah begitu saja. Ditanya terkait komentar Bupati yang merasa malu tentang keterlambatan pembagian hadiah itu, Dahlan menilai, Bupati kurang mengetahui proses pencairan itu.
“Pak Bupati mah teu apaleun,” tandasnya seraya menyebutkan, anggaran penyelenggaraan sebesar Rp 759 juta terlalu kecil bila dibandingkan dengan daerah lain pada pelaksanaan yang sama. “Anggaran hanya Rp759 jutaan. Kalau di daerah lain Rp 1 miliar. Ya kecil lah.”
Sebagaimana diberitakan, hadiah bagi para juara MTQ Garut, yang berahir Jumat (25/10/2019) lalu “dianjuk”. Pasalnya, hingga beberapa hari ke depan para juara belum menerima hadiah berupa uang pembinaan yang dijanjikan panitia. (Pap Dindin)



.png)






