Kesehatan

Bupati Garut Tidak Keberatan Naiknya Iuran BPJS Kesehatan

×

Bupati Garut Tidak Keberatan Naiknya Iuran BPJS Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut siap mengalokasikan anggaran untuk penyesuaian kenaikan iuran program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi masyarakat yang iurannya ditanggung pemerintah daerah.

“Kami tidak keberatan, cuma mungkin untuk mandiri ini ya yang harus diperhatikan,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan, Minggu (3/10/2019).

Ia menuturkan, Pemkab Garut memiliki program penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan untuk masyarakat miskin dengan besaran biaya iurannya mencapai Rp35 miliar.

Baca Juga:   Tahun 2020 Kasus Stunting dan AKI-AKB di Kecamatan Cisewu Menurun

“Penerima bantuan iuran dari pemda itu kami naikkan jadi Rp35 miliar,” kata Rudy.

Ia mengungkapkan, Pemkab Garut mendukung program pemerintah pusat dalam menaikkan iuran BPJS Kesehatan yang mencapai 100 persen. “Kami (Pemkab Garut) tidak keberatan,” ujar Rudy.

Namun kenaikan iuran itu, kata Bupati, kemungkinan dikeluhkan masyarakat yang ikut program BPJS Kesehatan secara mandiri. Selain peserta mandiri, perusahaan akan merasa keberatan karena harus mengeluarkan dana lebih besar untuk menanggung BPJS Kesehatan pegawainya.

Baca Juga:   Bupati Garut Ajak ASN Keluar dari Zona Nyaman demi Pelayanan Publik yang Lebih Adaptif

“Yang keluhan itu mungkin dari perusahaan-perusahaan, perusahaan yang harus mempunyai kewajiban membayar BPJS-nya mereka (pegawai),” kata Rudy. (Ant/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *