oleh

Pesawat Penuh, Pemulangan Warga Garut dari Wamena Diundur

GOSIPGARUT.ID — Sejumlah warga Kabupaten Garut yang akan mendapatkan bantuan proses pemulangan dari Wamena, Papua, diundur karena pesawat penuh untuk pemberangkatan dari Papua menuju Jakarta.

“Rencananya hari Selasa (8/10/2019) mau berangkat dari Papua, cuma pesawat penuh jadi diundur ke hari ini (Rabu),” kata Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Nurdin Yana.

Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi Jabar berupaya membantu warga Garut yang tinggal di Papua untuk kembali ke kampung halamannya karena adanya insiden kerusuhan di kota itu.

Mereka yang hendak mendapatkan bantuan pemulangan itu, kata Nurdin, dijadwalkan terbang dari Bandara Sentani, Selasa pukul 07.00 WIT, menuju Jakarta, namun karena tidak kebagian tiket pesawat, akhirnya pemberangkatan ditunda.

Baca Juga:   Dinas LH Garut akan Terapkan Sanksi bagi Pelanggar Kebersihan

Ia menyampaikan, proses penjemputan dari Jakarta menuju Bandung hingga Garut sudah disiapkan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi warga Garut maupun daerah lainnya di Jabar.

“Nanti dijemput sama Pemprov dan Baznas Jabar,” ujar Nurdin

Ia menambahkan, rencananya warga Jabar yang dipulangkan dari Papua akan terlebih dahulu diterima oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, berikut disiapkan tim medis untuk memeriksa kondisi kesehatannya.

Baca Juga:   Bupati Rudy Minta Kemkominfo Blokir Video "Vina Garut" di Internet

Pengungsi dari Jabar, kata Nurdin, dijadwalkan tiba di Bandung sekitar pukul 20.00 WIB, sedangkan warga Garut setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatan akan dibawa langsung ke Garut.

“Nanti pulang di Garut akan diterima oleh Bapak Bupati atau Sekda,” katanya.

Sementara itu, jumlah warga Garut yang akan dipulangkan sementara terdata sebanyak 18 orang, pemerintah saat ini masih terus melakukan pendataan warga Garut dan daerah lainnya yang tinggal di Papua. (Ant/Fj)

Komentar

Berita Terkait