Berita

Awas, 22 Desa di Garut dalam Bayang-bayang Ancaman Tsunami, Mana Saja?

×

Awas, 22 Desa di Garut dalam Bayang-bayang Ancaman Tsunami, Mana Saja?

Sebarkan artikel ini
Wisatawan terseret ombak di Pantai Karang Papak Garut Petugas mencari wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Karang Papak, Kabupaten Garut, Rabu (10/04/2019). (Dokumen Basarnas)

GOSIPGARUT.ID — Di Kabupaten Garut terdapat sebanyak 22 desa yang tersebar di 7 kecamatan berpotensi dilanda tsunami.

Desa-desa tersebut semuanya berada di wilayah pesisir pantai selatan sepanjang 81 kilometer. Mulai dari perbatasan Kabupaten Tasikmalaya-Kabupaten Garut hingga perbatasan Kabupaten Garut-Kabupaten Cianjur.

Masyarakat di bibir pantai itu harus selalu berada dalam kesiapsiagaan. Di wilayah pantai selatan Kabupaten Garut, Tim Ekspedisi Destana Tsunami terus melakukan sosialisasi.

Baca Juga:   Gen G Menggelar Garut Youth Leaders: Keberpihakan Visi dan Misi Bakal Calon Bupati bagi Generasi Muda

Beberapa sekolah, tempat ibadah, puskesmas, rumah sakit, dan kampung nelayan pun dikunjungi tim EDT.

Kedatangan Tim EDT diterima Wabup Garut Helmi Budiman bersama rombongan di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya-Kabupaten Garut, tepatnya di Jembatan Cikaengan Desa Sagara Kecamatan Cibalong Garut, Selasa (6/8/2019).

Kecamatan dengan wilayah pesisir pantai rawan terkena tsunami itu yakni Kecamatan Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, Mekarmukti, Pakenjeng, Bungbulang, dan Kecamatan Caringin.

Baca Juga:   Portable EV Charger untuk Kemudahan Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Pada 2006, tsunami pernah menerjang kawasan pesisir Garut sebagai dampak gempa dan tsunami di Pangandaran. Kendati tak separah Pantai Pangandaran, Pantai Sayangheulang Pameungpeuk, Santolo Cikelet, dan Rancabuaya Caringan tercatat mengalami kerusakan cukup parah akibat tsunami tersebut dibandingkan kawasan pantai lainnya di pantai selatan Garut.

Menurut Wabup Garut Helmi Budiman, Garut telah berupaya menunjukkan kesiapannya menghadapi bencana, khususnya tsunami.

Baca Juga:   Dana Bagi Hasil Panas Bumi Harus Memberi Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

“Ekspedisi ini menjadi bagian aksi nyata untuk melindungi masyarakat dari tsunami. Dengan ekspedisi ini, masyarakat akan merasa aman terutama masyarakat di daerah rawan bencana,” ujarnya. (IK/Zainulmukhtar)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *