Berita

Bupati Garut Ajak Warga untuk Bijak Menanggapi Hasil Pemilu

×

Bupati Garut Ajak Warga untuk Bijak Menanggapi Hasil Pemilu

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut mengajak masyarakat untuk bijak dalam menanggapi hasil dari Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kabupaten Garut, karena semuanya merupakan hasil dari demokratis yang diselenggarakan secara transparan.

“Warga Garut harus tetap damai, jangan menanggapinya secara berlebihan,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan, Kamis 18 April 2019.

Ia menuturkan, penyelenggaraan Pemilu di Garut dilaksanakan secara profesional dan berlangsung aman sejak mulai tahapan persiapan pencoblosan.

“Saya jamin, saya yakin bahwa penyelenggara bersifat profesional,” ujar Rudy.

Baca Juga:   Bantuan Infrastruktur Pedesaan di Cisewu Separuhnya Ditelan Rabat Beton Jalan Desa

Ia mengatakan, pemilu merupakan proses untuk menentukan pemimpin lima tahun ke depan yang harus berlangsung dengan damai dan aman untuk kebaikan semua masyarakat Indonesia, khususnya Garut.

Rudy mengimbau masyarakat untuk tidak menunjukan kesenangan secara berlebihan apabila sudah mengetahui hasil sementara pemilu di Garut, maupun tingkat nasional.

“Saya imbau warga Garut tidak melakukan konvoi atau euforia berlebihan,” katanya.

Rudy berharap, pihak yang kalah dalam Pemilu 2019 dapat menerimanya dengan iklas, dan tidak mencari kesalahan-kesalahan pihak lain dengan cara yang tidak pantas atau melanggar aturan.

Baca Juga:   Bupati Garut Soroti Kekurangan Dokter Spesialis: “Kita Punya 1.200 Dokter, Tapi Masih Belum Cukup”

Jika hasil pemilu merasa dirugikan, Bupati menyarankan untuk disampaikan secara bijaksana, melalui mekanisme yang telah diatur dalam pemilu sehingga tdak menimbulkan sesuatu yang mengganggu ketertiban umum.

“Ada mekanismenya, ada salurannya bisa mengajukan ke MK,” kata Rudy.

Sementara itu, pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Garut berlangsung aman dan lancar, meskipun sempat ada hambatan seperti surat suara yang tertukar dengan daerah pemilihan lain, dan juga kekurangan surat suara.

Baca Juga:   Perempuan Penjaga Pesisir: Mak Jah dan Teh Aas, Simbol Gerakan Hijau

Namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut telah mengatasi hambatan pelaksanaan pencoblosan itu dengan baik hingga akhirnya pencoblosan dilaksanakan sesuai waktu yang ditetapkan.

“Alhamdulillah lancar, semua bisa diatasi dengan baik, dan tidak ada pemungutan ulang,” kata Ketua KPU Kabupaten Garut, Junaidin Basri. (Ant/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *