Kesehatan

Dinkes Garut Ingatkan Warga untuk Waspada Jentik Nyamuk

×

Dinkes Garut Ingatkan Warga untuk Waspada Jentik Nyamuk

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Kegiatan puging.

GOSIPGARUT.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mewaspadai wabah demam berdarah dengue (DBD) pada musim hujan. Dinkes mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk.

“Jika tak ingin terkena DBD kami imbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, jangan ada sampah berserakan yang bisa jadi sumber nyamuk,” kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Garut, Asep Surahman kepada wartawan, Selasa (29/10/2019).

Ia menyampaikan, pergantian musim dari kemarau ke hujan seringkali muncul penyakit seperti halnya DBD karena musim hujan seringkali nyamuk DBD mudah berkembang biak.

Baca Juga:   Dinkes Garut Tangani Kasus Gizi Buruk pada Seorang Remaja 14 Tahun, Begini Kondisinya Sekarang

Upaya memberantas sarang nyamuk, kata Asep, merupakan langkah tepat agar nyamuk tidak berkembang biak, seperti menjaga lingkungan rumah tetap bersih, kemudian membersihkan genangan air yang menjadi tempat jentik nyamuk.

“Jangan ada air menggenang, dan lebih baik dibersihkan dari sekarang, jadi saat hujan tidak jadi sarang nyamuk,” ujarnya.

Asep menuturkan, selama ini Kabupaten Garut dilanda musim kemarau yang cukup panjang sehingga tidak terlalu rawan ancaman wabah penyakit seperti DBD. Namun saat ini yang akan memasuki musim hujan, kata dia, harus menjadi perhatian masyarakat akan adanya wabah penyakit DBD yang bisa menyerang siapa saja.

Baca Juga:   Tekan Angka Depresi, Pemprov Jabar Dorong Penempatan Psikolog Klinis di Puskesmas

“Saat ini tidak ada kasus DBD, soalnya kemarau tahun ini lebih panjang, nanti saat masuk musim hujan mulai terjadi peningkatan,” katanya.

Asep menambahkan, Dinkes Garut telah menginstruksikan seluruh jajaran tenaga medis di 67 Puskesmas untuk siap siaga 24 jam dalam menangani kasus DBD. Terkait daerah rawan wabah DBD, menurut dia, kawasan padat penduduk di perkotaan karena seringkali ditemukan tempat yang menjadi sarang nyamuk sehingga perlu dibersihkan dan pengasapan.

Baca Juga:   Bupati Garut Tidak Keberatan Naiknya Iuran BPJS Kesehatan

“Upaya yang dilakukan lebih diutamakan ke pemberantasan sarang nyamuk, kalau fogging hanya membasmi nyamuk dewasa,” katanya. (ROL/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *