Berita

Komplotan Curanmor Garut Nyungsep di Tangan GPS, Delapan TKP Dibabat

×

Komplotan Curanmor Garut Nyungsep di Tangan GPS, Delapan TKP Dibabat

Sebarkan artikel ini
Dua pelaku curanmor di Garut berhasil dibekuk polisi.

GOSIPGARUT.ID — Pelarian komplotan pencuri sepeda motor di Kabupaten Garut berakhir di tangan teknologi. Hanya dalam hitungan jam setelah beraksi, jajaran Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul mencokok dua pelaku spesialis curanmor yang sudah malang melintang di delapan lokasi berbeda.

Pengungkapan kilat ini bermula dari raibnya sepeda motor Honda Beat milik pengunjung Caffe Car Wash di Jalan Tenjolaya, Sabtu (7/11/2026). Sadar kendaraannya digondol maling, korban langsung melapor ke kepolisian. Beruntung, kendaraan tersebut dipasangi alat pelacak Global Positioning System (GPS).

Tanpa buang waktu, polisi bersama korban melacak sinyal GPS yang membelah kawasan Kecamatan Cilawu. Petugas akhirnya menyergap tersangka H.M.I. (37) saat hendak membawa kabur sepeda motor curian itu menggunakan mobil Daihatsu Grand Max putih. Dari tangan warga Samarang tersebut, polisi menyita motor korban, satu unit Honda Beat pink, serta sejumlah kunci T.

Baca Juga:   Petani di Sumbawa Mulai Rasakan Manfaat Bendungan Beringin Sila

Pengembangan kasus langsung dikebut. Pelaku kedua berinisial E. (28) yang sempat kabur akhirnya diringkus pukul 07.50 WIB di kawasan Kersamenak, Tarogong Kidul.
Dari pemeriksaan intensif, sindikat lintas kecamatan ini mengakui telah menggasak sepeda motor di delapan lokasi sepanjang September hingga November 2026.

“Korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp22 juta. Selanjutnya, kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Polsek Tarogong Kidul untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus K.

Baca Juga:   Unit Layanan Paspor Kini Hadir di Garut, Ditargetkan Layani 120 Pemohon Setiap Hari

Polisi memastikan penangkapan ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan jalanan. Saat ini, penyidik masih memburu jaringan penadah yang selama ini menampung hasil curian sindikat tersebut demi memutus mata rantai kejahatan yang meresahkan warga Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *