Berita

Satria Budi Resmi Jabat Pj Sekda Garut, Beban Berat Menanti di Tengah Defisit Anggaran

×

Satria Budi Resmi Jabat Pj Sekda Garut, Beban Berat Menanti di Tengah Defisit Anggaran

Sebarkan artikel ini
Satria Budi saat dilantik menjadi Pj Sekda Garut, Senin 2 November 2026.

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin resmi melantik Rd. Satria Budi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Garut. Di tengah transisi kepemimpinan ini, tugas strategis dan tantangan fiskal berat langsung menghadang meja kerja birokrat senior tersebut.

​Pelantikan berlangsung di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (2/11/2026). Satria Budi ditunjuk menggantikan posisi sekretaris daerah sebelumnya untuk memperkuat koordinasi birokrasi dan akselerasi program pemerintah daerah.

​Bupati Syakur menyatakan penunjukan Satria Budi tidak melalui proses seleksi yang panjang. Keputusan tersebut diambil berdasarkan pengamatan mendalam terhadap rekam jejak, integritas, dan kinerja para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Di Terminal Guntur, Ratusan Warga yang Hendak ke Luar Garut Divaksin Covid-19

​”Jujur saya ketika menetapkan Pak Satria Budi tidak banyak proses. Saya sudah mengamati sekian lama sikap, perilaku, dan tindakan para pejabat dari bawah sampai atas,” ujar Syakur dalam amanat pelantikannya.

​Tugas Berat: Mengawal Anggaran 2027

​Sebagai motor penggerak birokrasi, tugas utama Satria Budi langsung diuji dengan agenda perencanaan pembangunan dan penyusunan anggaran tahun 2027. Tantangan ini kian kompleks menyusul kebijakan rasionalisasi fiskal yang memangkas anggaran daerah secara signifikan.

​Pemkab Garut tercatat menghadapi pengurangan dana alokasi yang masif hingga mencapai Rp240 miliar dari total proyeksi awal Rp436 miliar. Situasi ini menuntut kecermatan ekstra dari seorang sekretaris daerah agar roda pemerintahan dan kualitas pelayanan publik tidak lumpuh.

Baca Juga:   Sekda Garut Buka Gerakan “Garut Ramah Anak”, Dorong Kolaborasi Pentahelix Lindungi dan Kembangkan Generasi Muda

​Di satu sisi, Pj Sekda harus mampu menjaga efisiensi anggaran secara ketat. Namun di sisi lain, ia dituntut merespons ekspektasi masyarakat yang terus meningkat terhadap kehadiran pelayanan pemerintah yang prima.

​”Saya mohon bantuannya, nanti PPTP yang lain bantu Pak Pj Sekda untuk menyusun kegiatan tahun 2027 dengan sebaik mungkin, dan tentu saja dengan koordinasi serta komunikasi dengan DPRD,” tegas Syakur.

​Konsolidasi dan Koordinasi Lintas Sektor

​Bupati menekankan agar Satria Budi segera membangun komunikasi intensif, baik secara internal di antara para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun eksternal bersama legislatif. Koordinasi yang solid dengan DPRD dinilai menjadi kunci utama untuk merumuskan skala prioritas pembangunan di tengah keterbatasan fiskal.

Baca Juga:   Sekda Garut Pastikan Pemkab Bergerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan Makanan di Cibatu, Korban Capai 31 Orang

​Selain itu, Pj Sekda baru diinstruksikan agar mampu menerjemahkan arah kebijakan kepala daerah secara cepat, memahami dinamika lokal Kabupaten Garut, serta tanggap terhadap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

​Dengan pengalaman birokrasi yang telah diamati langsung oleh kepala daerah, Satria Budi diharapkan mampu bertindak cepat mengonsolidasikan seluruh lini organisasi perangkat daerah. Efisiensi program tanpa mengorbankan efektivitas capaian pembangunan kini menjadi tolok ukur utama keberhasilan masa tugasnya di awal kepemimpinan ini. ***

Iden
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *