GOSIPGARUT.ID — Persigar Garut U-15 berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal Piala Soeratin U-15 Zona Priangan Timur. Kepastian itu didapat usai menundukkan Kumpay Buana Ciamis lewat adu penalti pada laga perempat final yang berlangsung dramatis.
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal usai. Pertandingan yang berjalan intensif tersebut harus dituntaskan melalui drama adu penalti. Persigar U-15 akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 4-2, sekaligus mengakhiri perlawanan sengit tim asal Ciamis tersebut.
Pelatih Persigar U-15, Restu Nurkamaludin, menyambut positif keberhasilan anak asuhnya menembus empat besar. Kendati meraih hasil maksimal, ia memberikan catatan kritis terhadap penampilan skuadnya yang dinilai masih menyisakan sejumlah celah.
”Alhamdulillah karena hasil maksimal, meskipun memang banyak yang perlu kita perbaiki. Ini menjadi bahan evaluasi kami untuk babak berikutnya, di semifinal,” ujar Restu seusai pertandingan.
Sektor fokus dan efektivitas permainan menjadi sorotan utama Restu. Ia menilai para pemain kerap kehilangan konsentrasi akibat dinamika lapangan yang tinggi. Filosofi permainan Persigar yang menekankan penguasaan bola panjang dan kontrol permainan justru sempat membuat para pemain tampil terlalu santai.
”Kita harus lebih fokus. Apa yang terjadi di lapangan sangat dinamis. Kita memiliki filosofi bermain tim, bagaimana kita ingin menguasai permainan selama mungkin. Anak-anak mungkin terlalu nyaman dengan penguasaan bola,” tutur Restu menjabarkan evaluasinya.
Tantangan bagi Persigar U-15 tak hanya datang dari teknis di dalam lapangan. Tim pelatih harus merombak ulang skenario persiapan akibat perubahan jadwal mendadak dari panitia penyelenggara. Laga semifinal yang semula dijadwalkan pada Senin dimajukan menjadi Sabtu.
Meski jadwal bertanding memendek, Restu menegaskan perubahan tersebut tidak akan mengganggu stabilitas tim. Pihaknya bergerak cepat menyesuaikan program latihan guna menjaga kebugaran dan fokus para pemain.
”Kalau dari hasil yang dikirimkan panitia, jadwal semifinal di hari Sabtu. Tentu sangat berpengaruh karena kami sudah mempersiapkan untuk hari Senin. Tetapi itu tidak menjadi kendala yang sangat memengaruhi tim,” tegasnya.
Menjelang laga krusial di babak semifinal, manajemen pelatih berfokus menjaga kekompakan skuad serta menggembleng mental bertanding para pemain muda Garut ini. Evaluasi terhadap efektivitas alur serangan dan kedisiplinan menggalang pertahanan menjadi menu utama dalam sesi latihan singkat jelang laga berikutnya.
Kemenangan atas Kumpay Buana ini membawa Persigar U-15 tinggal selangkah lagi menuju partai puncak Piala Soeratin U-15 Zona Priangan Timur. Kesiapan fisik, kedalaman taktik, serta ketahanan mental menghadapi perubahan jadwal akan menjadi kunci utama Persigar dalam perebutan tiket final. (Yuyu)



.png)













