Berita

Gadis Kembar Asal Garut Hilang Kontak Sejak Tiba di Terminal Singaparna

×

Gadis Kembar Asal Garut Hilang Kontak Sejak Tiba di Terminal Singaparna

Sebarkan artikel ini
Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah.

GOSIPGARUT.ID — Gadis kembar asal Kabupaten Garut dilaporkan hilang kontak setelah tiba di Terminal Singaparna, Tasikmalaya, saat hendak kembali ke pondok pesantren tempat mereka menuntut ilmu. Hingga Senin (25/5/2026), keberadaan keduanya belum diketahui.

Kedua remaja tersebut diketahui bernama Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah, warga Desa Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Mereka merupakan santri di Pondok Pesantren Darul Huda Banjar.

Berdasarkan informasi dari keluarga, Ana dan Ani berangkat dari rumah pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Keduanya menuju Terminal Guntur Garut sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan bus Primajasa ke Terminal Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:   Inilah Rekomendasi Universitas Swasta Terbaik di Kota Palembang

Setelah tiba di Terminal Singaparna, kedua santri tersebut sempat memberi kabar kepada keluarga bahwa mereka telah sampai di lokasi tujuan transit. Dari terminal itu, keduanya berencana melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Darul Huda Banjar.

Namun, setelah komunikasi terakhir tersebut, keluarga tidak lagi mendapat kabar dari Ana maupun Ani. Hingga lima hari setelah keberangkatan, keduanya diketahui belum tiba di pondok pesantren dan nomor telepon mereka juga sulit dihubungi.

Baca Juga:   Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Asal Garut yang Mayatnya Berselimut

Pihak keluarga kemudian melaporkan peristiwa hilangnya kontak kedua anak tersebut ke Polsek Bayongbong pada Sabtu (23/5/2026). Laporan kehilangan keluarga telah diterima aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan Ana dan Ani dapat segera melapor kepada pihak keluarga maupun kepolisian terdekat.

“Kami berharap keduanya segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar pihak keluarga dalam informasi yang beredar.

Baca Juga:   Manajemen Indomaret Minta Maaf Telah Tuduh Santriwati di Tasikmalaya Mencuri

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kedua santri tersebut dapat menghubungi keluarga melalui nomor 081320660887 atas nama Erwin Winarti. Informasi juga dapat disampaikan kepada Polsek Bayongbong Garut melalui nomor 0262-233181. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *