Berita

Sambut Idul Adha, Ratusan Juru Sembelih di Garut Ikuti Pelatihan Halal, Sertifikat Jadi Bekal Penting

×

Sambut Idul Adha, Ratusan Juru Sembelih di Garut Ikuti Pelatihan Halal, Sertifikat Jadi Bekal Penting

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 115 peserta mengikuti pelatihan Juleha (Juru Sembelih Halal) di Masjid Agung Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Rabu (20/5/2026).

GOSIPGARUT.ID — Menyambut Hari Raya Idul Adha 2026, ratusan calon juru sembelih halal (Juleha) dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban yang digelar di Masjid Agung Kecamatan Banyuresmi, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya bersama untuk memastikan proses penyembelihan kurban dilakukan sesuai syariat, higienis, dan aman bagi masyarakat.

Pelatihan Juleha itu merupakan hasil kolaborasi antara MUI Kecamatan Banyuresmi, DPD Juleha Kabupaten Garut, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Garut, Forkopimcam Banyuresmi, serta DKM Masjid Agung Banyuresmi.

Sebanyak 115 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Banyuresmi, Leuwigoong, Cibiuk, Tarogong, Pasirwangi, Karangpawitan, Cibatu, hingga Limbangan.

Tingginya jumlah peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyembelihan hewan kurban yang memenuhi standar halal dan kesehatan.

Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Iip Abdul Malik, mengaku terharu melihat antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah meski kegiatan disiapkan dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga:   Pedagang Kulit Ketupat Musiman Sudah Ramaikan Garut

“Alhamdulillah pelatihan Juru Sembelih Halal ini bisa terselenggara dengan lancar berkat kolaborasi semua pihak. Semangat peserta luar biasa, bahkan banyak yang datang dari luar Kecamatan Banyuresmi,” ujar Iip yang juga Wakil Ketua DPD Juleha Kabupaten Garut.

Menurut dia, pelatihan tersebut bukan sekadar agenda menjelang Idul Adha, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat agar proses penyembelihan hewan kurban semakin baik dari tahun ke tahun.

“Ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat memiliki keinginan kuat untuk menambah ilmu dan keterampilan, khususnya dalam penyelenggaraan pemotongan hewan kurban yang sesuai syariat dan standar kesehatan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Juleha Kabupaten Garut Ustadz Dikdik Zulfaqon, Ketua MUI Kecamatan Banyuresmi KH Badrul Munir Gozali, drh. Anang Hermawan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Garut, Camat Banyuresmi Drs. Heri Hermawan, serta Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Banyuresmi H. Enceng Ishak.

Baca Juga:   Anggaran Rutin Perbaikan Jalan di Garut Capai Rp15 Miliar

Ketua MUI Kecamatan Banyuresmi KH Badrul Munir Gozali mengatakan, pelatihan Juleha baru pertama kali dilaksanakan di wilayahnya. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan dinilai berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Awalnya kegiatan ini muncul saat rapat MUI dan persiapannya cukup singkat. Namun Alhamdulillah berkat sinergi semua pihak kegiatan bisa berjalan sukses. Insyaallah ke depan akan menjadi agenda tahunan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Banyuresmi Heri Hermawan yang membuka kegiatan secara resmi menilai pelatihan tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memastikan penyembelihan hewan kurban dilakukan secara profesional.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peserta bukan hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga ilmu yang sangat penting untuk diterapkan saat Idul Adha nanti,” kata Heri.

Baca Juga:   Dinilai Berhasil Selama Setahun Berjalan, Program Harum Madu di Garut Diminta Diterapkan Masyarakat

Ia menambahkan, sertifikat Juleha kini menjadi salah satu syarat penting bagi para juru sembelih yang akan menangani hewan kurban bantuan pemerintah, baik dari Presiden, gubernur, maupun bupati.

“Sertifikat ini menjadi bukti bahwa juru sembelih telah memiliki kompetensi dan pemahaman tentang tata cara penyembelihan halal. Harapannya, daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar aman, sehat, utuh, dan halal,” ujar Heri.

Selain mendapatkan materi pelatihan dan sertifikat, peserta juga menerima door prize dari panitia dan DPD Juleha Kabupaten Garut. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat masyarakat Garut dalam menyambut Idul Adha dengan lebih tertib, sehat, dan sesuai syariat. (Ai Karnengsih)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *