BeritaHeadline

Di Bulan Puasa Tarif Wanita Malam Dibanting Hingga 30 Persen

×

Di Bulan Puasa Tarif Wanita Malam Dibanting Hingga 30 Persen

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Wanita malam.

GOSIPGARUT.ID — Para penjaja cinta seolah tak ada matinya, walaupun saat ini bulan suci untuk umat islam yaitu bulan ramadhan para wanita penjerat lelaki buaya darat ini masih terus menjerat mangsanya.

Bisnis lendir memang bisnis yang menggiurkan, tak peduli waktu selama masih ada rupiah yang mengalir, wanita-wanita seksi siap melayani kapanpun dan di manapun dengan imbalan uang ratusan ribu rupiah.

Dari penelusuran, bisnis esek-esek kali ini tergolong sangat rapi dan susah untuk melacak keberadaan para wanita-wanita seksi yang menjajakan tubuh moleknya. Karena mereka beroperasi melalui seluller, sehingga para lelaki penikmat tubuh wanita cukup menghubungi via seluller kemudian bertransaksi sesuai kesepakatan.

Baca Juga:   Inilah AI Trading Interaktif Pertama di Indonesia yang Wajib Kamu Coba!

Salah satu wanita (sebut saja Mawar Merah) yang berhasil dihubungi via pesan Watshapp mengatakan bahwa untuk bulan puasa ini cenderung sepi, sehingga berdampak pada pendapatan yang biasanya bisa melayani 3 sampai 4 orang per malam saat ini paling 1 atau 2 orang saja.

“Biasanya untuk satu kali kencan 700 ribu, hotel kita yang siapin. Kalau hari-hari biasa (diluar bulan puasa) bisa melayani sampai 4 orang satu malam,” ujar Mawar Merah melalui pesan pendek.

Baca Juga:   XRP vs Chainlink: Analisis Fundamental dan Prospek Jangka Panjang

Namun, lanjutnya, tidak setiap malam melayani tamu karena butuh istirahat yang cukup agar badan bugar terus. Sehingga dalam satu minggu paling dua malam saja untuk melayani tamunya, malam-malam lainnya untuk istirahat dan perawatan tubuh.

Tarif para wanita penjual kenikamatan tersebut, pada bulan puasa ini membanting (menurunkan) harga dari hari biasanya. Penurunannya rata-rata di angka 30% dari tarif hari-hari biasa.

“Bulan puasa seperti ini sepi pelanggan, sehingga mensiasatinya dengan cara menurunkan tarif dari hari-hari biasa. Kalau hari biasa 700 ribu/jam untuk saat ini turun jadi 500 ribu/jam, walaupun sudah diturunkan harganya paling cuma ada 2 orang pelanggan,” beber Mawar via seluller.

Baca Juga:   Desa Hegarmanah Bungbulang Kembangkan Internet untuk Warganya Secara Gratis

Kehidupan kupu-kupu malam saat ini lebih rapih dan tertutup, walaupun sebagian kecil masih ada yang menjajakan diri dengan cara mangkal. Kebanyakan saat ini para penjaja cinta menjual jasa layanan tubuhnya melalui seluller, di samping lebih aman privasi pelanggan juga lebih terjaga. (PJ/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *