GOSIPGARUT.ID — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, selama berjam-jam menyebabkan satu ruang kelas di SMK Negeri 11 Garut roboh, Kamis (29/1/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Wakil Kepala SMKN 11 Garut, Randi Hayatulhusna, menjelaskan bahwa peristiwa robohnya ruang kelas itu terjadi setelah hujan deras turun sejak pukul 12.00 WIB hingga sekitar 14.34 WIB. Curah hujan yang tinggi membuat kondisi bangunan yang sebelumnya sudah rapuh akhirnya tidak mampu bertahan.
“Bangunan yang roboh adalah satu ruang kelas belajar (RKB). Secara fisik, kondisi bangunan memang sudah lapuk dan sangat rentan, sehingga hujan deras menjadi pemicu utama runtuhnya bangunan,” kata Randi saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).
Menurut Randi, pihak sekolah sejatinya telah melakukan langkah mitigasi sejak sepekan terakhir. Upaya tersebut dilakukan setelah pihak sekolah menilai kondisi bangunan sudah membahayakan keselamatan warga sekolah.
“Sejak satu minggu lalu, kami sudah memasang tali pengaman dan membatasi akses ke ruang kelas tersebut karena kondisinya memang sudah tidak layak dan berisiko,” ujarnya.
Langkah antisipatif itu terbukti efektif, karena saat kejadian tidak ada aktivitas belajar-mengajar di dalam ruangan. Seluruh siswa dan guru berada di area yang aman ketika bangunan ambruk.
Pasca kejadian, pihak sekolah langsung melakukan pendataan kerusakan dan melaporkan peristiwa tersebut kepada instansi terkait. Sekolah berharap adanya perhatian dan tindak lanjut cepat, mengingat kondisi sarana prasarana yang menyangkut keselamatan peserta didik.
“Kami berharap ada solusi secepatnya agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan aman dan nyaman,” kata Randi.
Hingga Kamis sore, area sekitar bangunan roboh telah dipasangi garis pengaman untuk mencegah warga sekolah mendekat ke lokasi kejadian. ***



.png)












Cisewu mah SMKN 11 Garut om