GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Pengadaan dalam rangka mendorong optimalisasi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) menuju Garut Hebat. Acara berlangsung di Balai Diklat KKBN Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (18/11/2025).
Kegiatan yang diikuti para pelaku pengadaan dari berbagai perangkat daerah ini digelar untuk meningkatkan kompetensi, integritas, dan pemahaman tata kelola PBJ di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.
Bupati Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi kepada para narasumber serta peserta yang hadir, sekaligus menegaskan pentingnya peran PBJ dalam pembangunan daerah. Ia merujuk amanat Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 yang menempatkan pengadaan barang/jasa sebagai pilar utama peningkatan layanan publik dan pengembangan ekonomi.
“Keberadaan Bapak/Ibu selaku pelaku pengadaan, kuasa pengadaan, pejabat teknis kegiatan, dan pejabat pengadaan memegang peran yang sangat penting untuk mencapai tujuan pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ujar Syakur.
Ia menekankan bahwa seluruh pihak yang terlibat harus menjunjung integritas tinggi serta mematuhi etika pengadaan.
Sementara itu, Kepala Bagian UKPBJ Setda Garut, Hari Wardana, dalam laporannya menuturkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari (18–19 November 2025) ini memiliki empat tujuan utama: meningkatkan kesadaran pelaku pengadaan, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kinerja serta pengendalian, dan mendukung kebijakan nasional.
Hari mengungkapkan bahwa berdasarkan evaluasi perencanaan, masih banyak ditemukan paket pengadaan langsung (e-purchasing) yang muncul akibat pemaketan yang hanya berdasarkan rincian belanja oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kondisi tersebut membuat jenis barang/jasa serupa terbagi ke dalam paket terpisah dan tidak efisien.
“Ke depan, UKPBJ akan mendorong konsolidasi pengadaan dengan berbagai manfaat seperti efisiensi anggaran, waktu, tenaga, hingga efisiensi beban tugas,” tegas Hari.
Ia berharap sosialisasi ini tidak berhenti sebagai forum diskusi, melainkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan tata kelola PBJ yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel demi terbangunnya Garut Hebat sesuai visi Pemerintah Kabupaten Garut. ***



.png)























