GOSIPGARUT.ID — Ratusan warga tumpah ruah di arena Pamidangan Domba Arlamanda, Kampung Cimuncang, Desa Rancabango, Tarogong Kaler, Minggu (31/8). Mereka berdesakan menyaksikan pembukaan Kapolres Garut Cup Seni Ketangkasan Domba Garut yang digelar selama dua hari penuh.
Ajang yang semula hanya menjadi arena silaturahmi dan pelestarian budaya, berubah riuh saat panitia mengumumkan daftar hadiah bagi para pemenang. Tidak tanggung-tanggung, deretan hadiah spektakuler disiapkan: mulai dari sepeda motor NMAX, motor Beat, sepeda listrik, kulkas, hingga berbagai doorprize yang membuat sorak-sorai penonton pecah.
“Hadiah-hadiah ini bukan sekadar pemanis. Kami ingin memberikan penghargaan nyata atas dedikasi para peserta yang menjaga seni ketangkasan domba Garut tetap hidup dan mendunia,” ujar Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto dalam sambutannya.
Ratusan domba tangguh turun ke arena, beberapa di antaranya datang dari luar Garut, bahkan Sulawesi. Kompetisi menjadi kian sengit karena setiap peserta berambisi membawa pulang hadiah besar. “Bawa motor pulang, bonusnya bisa jadi cerita di kampung,” celetuk salah seorang peserta asal Ciamis yang disambut tawa penonton.
Selain tontonan adu ketangkasan domba, bazar UMKM lokal ikut memeriahkan suasana. Dari dodol Garut, kerajinan kulit, sampai kopi khas pegunungan, semua laris diborong penonton.
Di akhir acara, saat nama-nama juara dipanggil, tepuk tangan dan teriakan penonton memuncak. Sorak kegembiraan bukan hanya soal siapa yang menang, tapi juga siapa yang berhasil pulang menuntun motor baru atau membawa kulkas segar dari arena pamidangan.
Dengan hadiah yang menggoda, Kapolres Garut Cup tak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga pesta rakyat. Tradisi ketangkasan domba Garut terbukti masih punya daya magnet kuat, terlebih saat hadiah-hadiah menggiurkan ikut dipertaruhkan. ***



.png)













