Kesehatan

Garut Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis, Sasar 500 Ribu Pelajar

×

Garut Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis, Sasar 500 Ribu Pelajar

Sebarkan artikel ini
Peluncuran. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SD Muhammadiyah 5 (SD Muli) Jalan Bharatayuda, Kecamatan Garut Kota, Jumat pagi, 8 Agustus 2025.

GOSIPGARUT.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut resmi meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Untuk tahap awal, program ini menyasar peserta didik dari tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat. Launching berlangsung di SD Muhammadiyah 5 (SD Muli) Jalan Bharatayuda, Kecamatan Garut Kota, Jumat pagi, 8 Agustus 2025.

Sekretaris Dinkes Garut, H. Yodi, menjelaskan fokus awal pada pelajar lantaran bertepatan dengan tahun ajaran baru di Juli–Agustus. “Bersyukur hari ini kita mendapat dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Semua sekolah di bawah naungan Muhammadiyah akan kita prioritaskan mendapat cek kesehatan gratis terlebih dahulu. Tanpa dukungan masyarakat, target ini sulit tercapai,” ujarnya.

Target yang dimaksud bukan main: 1,1 juta penduduk Garut atau setara 36 persen dari populasi harus diperiksa kesehatannya. Untuk kalangan pelajar, dari sekitar 500 ribu siswa, Dinkes membidik capaian hingga 80 persen, jauh di atas target nasional yang hanya 20 persen. “Garut saat ini menempati peringkat dua nasional dalam pelaksanaan CKG,” kata Yodi.

Baca Juga:   Advokasi Pencegahan Sunat Perempuan Digelar di Garut, Dinkes Tegaskan Tak Ada Bagian Genitalia yang Harus Dipotong

Program ini tak hanya melibatkan Muhammadiyah. Dinkes berencana merangkul Nahdlatul Ulama (NU), Persatuan Islam (Persis), dan berbagai elemen masyarakat lain. Dukungan ini juga disalurkan lewat Majelis Pembinaan Kesehatan Umat (MPKU) yang selama ini aktif bekerja sama dengan Dinkes.

Menariknya, peluncuran program ini bertepatan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah. Ribuan siswa kelas 1 hingga 5 SD mendapat vaksinasi untuk mencegah campak rubella, difteri, tetanus, serta imunisasi kanker rahim untuk pelajar perempuan.

Baca Juga:   Pemkab Garut Dapat Bantuan Rp44 Miliar untuk Turunkan Angka Stunting

Acara peresmian dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Kadisdik Garut Asep Wawan, Ketua PDM Garut H. Agus Nugraha, serta jajaran pejabat daerah dan undangan lainnya. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *