GOSIPGARUT.ID — Sukmara (75), seorang kakek di Desa Sukalaksana, Kecamaatan Talegong, Kabupaten Garut, yang hilang saat mengambil nira (bahan baku gula aren) ditemukan sudah meninggal dunia di muara Cilaki, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan.
Kapolsek Talegong Ipda Andri Rismayandi mengatakan, penemuan jasad Sukmara itu awalnya diinformasikan oleh aparat Polsek Cidaun, Kabupaten Cianjur, yang menyebutkan bahwa Sukmara sudah ditemukan di muara Cilaki dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (29/4/2023).
“Setelah menerima kabar tersebut, kemudian kami bersama keluarganya menjemput jenazah korban. Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Talegong untuk dimakamkan,” kata dia, Sabtu (29/4/2023) petang.
Andri menuturkan, Kakek Sukmara adalah seorang petani di Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong. Pada Rabu 26 April 2023 sekira pukul 13.00 WIB, ia berpamitan untuk pergi mengambil nira atau bahan baku membuat gula aren.
“Korban mengambil nira di daerah Pasireurih, Desa Sukalaksana, Kecamatan Talegong. Pada pukul 15.30 WIB yang seharusnya korban sudah pulang, ternyata belum pulang juga sehingga pihak keluarga mencari namun tidak ditemukan,” terang dia.
Andri menambahkan, aparat Polsek Talegong yang menerima laporan segera melakukan pencarian dan meminta keterangan saksi-saksi dan melibatkan seluruh unsur masyarakat sekitar.
“Korban diduga hanyut di Sungai Cilaki Talegong yang bermuara sampai ke Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur,” ucapnya. ***



.png)











