Berita

Pemkab Garut Salurkan Bantuan Dana Insentif kepada 2.000 Guru Ngaji

×

Pemkab Garut Salurkan Bantuan Dana Insentif kepada 2.000 Guru Ngaji

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menyerahkan insentif bagi guru ngaji Madrasah Diniyah Takmiliyah. (Yogi Budiman)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut menyalurkan bantuan dana insentif bagi 2.000 guru ngaji madrasah takmiliyah sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peran guru ngaji dalam membangun karakter generasi bangsa yang lebih baik berdasarkan ajaran agama.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten, kami memberikan bantuan insentif Tahun Anggaran 2021 tahap 1 kepada dua ribu guru madrasah takmiliyah,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman melalui siaran pers, Rabu (5/5/2021).

Ia menuturkan, penyerahan bantuan itu secara simbolis sudah diberikan melalui Sekretariat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Garut yang selanjutnya penyaluran dana insentif itu melalui Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Garut.

Baca Juga:   Pemkab Garut Gelontorkan Dana Rp3 Miliar untuk Penanganan Virus Corona

Helmi menyampaikan, guru ngaji di madrasah memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi dan bakat anak didik. Selain belajar agama ada juga pelajaran lainnya seperti kesenian maupun potensi lainnya yang disesuaikan dengan perkembangan saat ini.

“Hal itu memberikan motivasi bagaimana madrasah diniyah mendapatkan posisi penting, karena memang justru di situlah banyak belajar, menjadikan kemampuannya banyak ter-upgrade,” ujarnya.

Ketua FKDT Kabupaten Garut Iim Komarudin menambahkan, jumlah penerima insentif tahun anggaran 2021 Tahap 1 sebanyak dua ribu orang yang selanjutnya pada tahap kedua akan ada lagi guru ngaji lain mendapatkan insentif masing-masing Rp1 juta.

Baca Juga:   Pemkab Garut Akan Kenakan Sanksi Bagi Warga yang Tidak Gunakan Masker

Ia menyebutkan, guru ngaji di Kabupaten Garut mencapai 12 ribu orang, banyaknya guru ngaji itu maka pemberiannya dibagi secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah daerah.

“Tahun ini sesuai dengan amanat, merealisasikan bantuan sesuai amanat dari Pemerintah Kabupaten Garut dan alhamdulillah ini secara bergilir setiap tahun karena guru ngaji itu banyak hampir mencapai 12 ribu, tahun ini empat ribu, jadi yang kebagian tahun kemarin tahun ini tidak,” kata Iim.

Baca Juga:   31 Pemuda dan Relawan Terima Penghargaan dari Pemkab Garut, Ini Daftar 28 Pemuda Berprestasi 2025

Ia mengungkapkan, sejak kepemimpinan Bupati Garut Rudy Gunawan dan wakilnya Helmi Budiman para guru ngaji mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan mengalokasikan anggaran dari APBD untuk insentif guru ngaji.

“Kita semua FKDT mengakui, merasakan ke belakang-belakang ini tidak ada insentif tetapi di bawah kepemimpinan beliau bersama pak bupati insentif untuk madrasah takmiliyah ada,” kata Iim. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *