Berita

Kadisnakertran Garut: Sisnaker Sebagai Solusi Atasi Pengangguran

×

Kadisnakertran Garut: Sisnaker Sebagai Solusi Atasi Pengangguran

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertran) Garut, Erna Sugiarti. (Foto: Muhamad Azi Zulhakim)

GOSIPGARUT.ID — Salah satu dampak dari adanya pandemi Covid-19 adalah maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di beberapa perusahaan di Kabupaten Garut.

Guna mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) menerapkan program 3 in 1 atau Sisnaker untuk memudahkan pencarian lapangan kerja bagi masyarakat.

Sisnaker sendiri adalah suatu ekosistem digital yang menjadi platform bagi segala jenis layanan publik dan aktivitas bidang ketenagakerjaan, baik di pusat maupun daerah.

“Jadi yang dimaksud kios three in one ini adalah three-nya itu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam hal ini pencari kerja. Jadi kita gabungkan dengan kios three in one,” ujar Kepala Dinskertran Garut, Erna Sugiarti, Senin (21/12/2020).

Baca Juga:   Gubernur Jabar Beri Kujang untuk Pebalap Dunia Marc Marquez

Ia menuturkan, dalam kios 3 in 1, para pencari kerja bisa mengakses dan mengetahui pelatihan apa saja yang ada di Balai Latihan Kerja (BLK). Kios three in one itu adalah sebuah aplikasi yang dikenal dengan nama Sisnaker, dapat diakses pada www.kemenaker.go.id.

“Nah, di sini masyarakat yang mencari kerja mereka bisa mengakses ada pelatihan apa saja yang dilaksanakan di tiap-tiap balai latihan kerja. Kemudian mereka untuk meningkatkan skillnya masing-masing sesuai dengan keahliannya masing-masing, bisa mengakses mengikuti pelatihan apa saja,” ujar Erna, didampingi Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Ricky Rizki Darajat, dan Kepala Bidang Produktifitas dan Kompetensi Kerja Dani Ramdani.

Baca Juga:   Mulai Januari 2022, Perumda Tirta Intan Garut Lakukan Penyesuaian Tarif dan Beban Tetap Air Minum

Ia menambahkan, aplikasi Sisnaker sudah melingkupi kebutuhan berbagai elemen seperti masyarakat, perusahaan dan lembaga pelatihan/pemagangan. Untuk program ini, pemerintah menjadi fasilitator antar perusahaan dan pencari kerja.

“Pemerintah adalah untuk mempertemukan (atau) fasilitator mempertemukan antara pencari kerja dan perusahaan. Jadi perusahaan ini bisa mengakses juga ke dalam aplikasi kios three in one, untuk mencari calon-calon tenaga kerja yang memang sesuai yang dibutuhkan oleh perusahaan itu sendiri. Ini yang disebut kios three in one yang memang sekarang dunia usaha langsung dipertemukan dengan pencari kerja.” tutur Erna.

Ia menjelaskan, aplikasi ini memiliki banyak kemudahan untuk seluruh stake holder baik dari pencari kerja dalam mencari lowongan kerja, maupun perusahaan dalam menilai calon pekerja.

Baca Juga:   Ketua DPRD Garut Diberitakan Selingkuh, Kuasa Hukum Bawa Wanita AY ke Hadapan Wartawan

Selain itu, dengan menggunakan Sisnaker, peserta yang telah lulus pelatihan, telah memiliki sertifikat dan belum bekerja dalam kurun waktu tertentu, dapat secara otomatis mendapatkan insentif pemerintah berupa insentif kartu prakerja.

Saat ini di Kabupaten Garut sendiri, ada sekitar 711 perusahaan yang terdiri dari 130 perusahaan dengan skala besar, 321 perusahaan dengan skala sedang, dan 260 perusahaan dengan skala kecil, dengan jumlah tenaga kerja sekitar 48.781 orang. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *