Berita

Hati-hati…! Jalur Selatan Garut Rawan Longsoran Tanah dan Batu

×

Hati-hati…! Jalur Selatan Garut Rawan Longsoran Tanah dan Batu

Sebarkan artikel ini
Bongkahan batu menutup badan jalan di Kabupaten Garut bagian selatan, Senin (2/3/2020). (Foto: BPBD Garut)

GOSIPGARUT.ID — Jalur selatan Kabupaten Garut rawan terjadi bencana tanah longsor dan batu yang dapat menimpa badan jalan pada musim hujan sehingga pengguna jalan harus selalu waspada.

“Jalan yang menuju ke selatan, baik arah Pameungpeuk ataupun ke Bungbulang dan ke Singajaya hampir di semua pelintasan jalan berpotensi longsor,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan, Selasa (3/3/2020).

Ia menuturkan, musim hujan seringkali memicu terjadinya longsoran tanah tebing yang menimpa badan jalan di wilayah selatan Garut. Pengguna jalan, lanjut Tubagus, agar selalu mewaspadai terhadap ancaman longsoran tanah maupun bongkahan batu dari tebing yang bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga:   Sekmat Pakenjeng Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Jalur Selatan Garut, Polisi Selidiki Penyebab

“Imbauan untuk pengguna jalan ke daerah selatan harap berhati-hati karena sekarang puncak-puncaknya musim hujan dan cuaca ekstrem,” ujar dia.

Tubagus menyampaikan, jalur yang rawan longsoran tanah, yakni di sepanjang jalan tebing dan jurang, seperti wilayah Kecamatan Talegong, Cisewu, Bungbulang, Singajaya, dan daerah lainnya.

Sementara jalur yang rawan longsor bongkahan batu, kata dia, wilayah Cikajang dan sejumlah titik lainnya di jalan raya menuju Pameungpeuk. “Longsor batu baru terjadi dua kali di tahun sekarang,” kata Tubagus.

Baca Juga:   Longsor Batu Terjadi di Talegong, Jalur Provinsi Antara Pangalengan - Cisewu Lumpuh Total

Ia menyampaikan, jajarannya selalu berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menanggulangi bencana tanah longsor yang menimpa badan jalan dengan menerjunkan kendaraan alat berat.

“Berkoordinasi dengan SKPD untuk mengerahkan alat berat yang punya Dinas PUPR,” kata Tubagus seraya menambahkan, selain menyiapkan alat berat, pemerintah daerah juga telah memasang rambu-rambu peringatan atau imbauan tentang daerah rawan bencana sebagai informasi agar pengguna jalan lebih waspada.

Baca Juga:   Rawan Longsor, Pengguna Jalan di Jalur Wisata Selatan Garut Harap Waspada

Sebelumnya, longsoran tanah menutup badan jalan raya perbatasan Bandung dengan Garut di wilayah Talegong, selanjutnya longsoran bongkahan batu menimpa badan jalan di kawasan Cihurip, Senin (2/3/2020). Dua peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa hanya mengganggu arus lalu lintas kendaraan dari dua arah. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *