Berita

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp45.000 per Kg, Telur Ayam Masih Bertahan di Rp29.000

×

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp45.000 per Kg, Telur Ayam Masih Bertahan di Rp29.000

Sebarkan artikel ini
Cabai rawit merah dan telur ayam.

GOSIPGARUT.ID — Harga sejumlah kebutuhan pokok di tingkat pedagang eceran nasional terpantau relatif stabil, pada Senin (29 Desember 2025), meski beberapa komoditas strategis masih berada di level tinggi.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp45.000 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras berada di angka Rp29.000 per kg.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis yang dilansirSenin pukul 08.58 WIB, harga bawang merah tercatat Rp48.000 per kg dan bawang putih Rp31.500 per kg. Angka ini mencerminkan kondisi pasokan yang masih dijaga di tengah fluktuasi permintaan.

Baca Juga:   Pemkab Garut Siapkan Rest Area hingga Pantauan CCTV, Kenyamanan Pemudik Jadi Prioritas

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I diperdagangkan di harga Rp14.000 per kg dan kualitas bawah II Rp13.000 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I berada di level Rp15.300 per kg dan medium II Rp14.300 per kg. Adapun beras kualitas super I dibanderol Rp16.000 per kg dan super II Rp15.500 per kg.

Baca Juga:   Welcome English 1! Transformasi EF Kids & Teens yang Siap Dukung Masa Depan Anak

Harga cabai lainnya juga menunjukkan variasi. Cabai merah besar tercatat Rp25.000 per kg, cabai merah keriting Rp50.650 per kg, serta cabai rawit hijau Rp35.000 per kg. Di sektor protein hewani, daging ayam ras dijual Rp36.500 per kg, daging sapi kualitas I Rp120.000 per kg, dan kualitas II Rp110.000 per kg.

Komoditas gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.000 per kg, sementara gula pasir lokal Rp16.000 per kg. Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di level Rp19.000 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp22.000 per liter, dan kemasan bermerek II Rp19.500 per liter.

Baca Juga:   Puluhan Bikers dan Advokat "Malam Mingguan" di Masjid Agung Garut Ikuti Pengajian

Data PIHPS ini menjadi rujukan penting bagi masyarakat dan pemangku kebijakan untuk memantau dinamika harga pangan nasional, sekaligus mengantisipasi potensi tekanan inflasi pada komoditas kebutuhan sehari-hari. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *