Berita

Pasokan Makan Bergizi Gratis di Cisewu Garut Terhenti, SPPG Alami Kendala Dana Operasional?

×

Pasokan Makan Bergizi Gratis di Cisewu Garut Terhenti, SPPG Alami Kendala Dana Operasional?

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Menu MBG.

GOSIPGARUT.ID — Sejumlah sekolah di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, terpaksa tidak menerima pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (3/11/2025), setelah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamalayan menghentikan distribusi karena kendala teknis dan keterbatasan dana operasional.

SMAN 12 Garut yang biasa mendapat pasokan MBG dari SPPG Pamalayan mengonfirmasi bahwa pihak pengelola telah menginformasikan penghentian sementara itu sejak Minggu malam (2/11/2025).

“Pihak SPPG Pamalayan memberitahukan bahwa pasokan MBG untuk hari Senin libur dulu karena ada kendala teknis. Tapi tidak dijelaskan sampai kapan pengiriman akan kembali berjalan,” kata seorang guru SMAN 12 Garut saat dihubungi, Senin pagi.

Baca Juga:   Penguatan Program Makan Bergizi Gratis, Garut Jadi Lokasi Uji Petik BGN dan Bappenas

Kondisi serupa juga terjadi di SDN 3 Pamalayan. Seorang guru di sekolah tersebut menyebutkan, pihak sekolah menerima pemberitahuan serupa pada Minggu malam.

“Pak kepala sekolah menyampaikan, pihak SPPG Pamalayan tidak akan memasok MBG untuk hari Senin karena tidak ada dana operasional. Tapi belum dijelaskan kapan distribusi bisa dimulai lagi,” ujar guru SDN 3 Pamalayan.

Baca Juga:   Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tunjuk Yugi Bayu Hendarto Jadi Kapolres Garut Gantikan Mochamad Fajar Gemilang

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Pamalayan belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pasti penghentian pasokan MBG ke sejumlah sekolah di Cisewu.

Namun, menurut sumber yang memiliki akses ke pengelola SPPG tersebut, penghentian distribusi dipicu oleh persoalan keuangan.

“Dana yang tersedia di rekening pengelola SPPG tidak mencukupi untuk menyelenggarakan MBG di hari Senin. Itu informasi yang saya dapatkan,” ungkap sumber tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik di berbagai jenjang sekolah. Program ini dijalankan melalui dapur-dapur layanan SPPG yang berperan menyiapkan dan menyalurkan makanan bergizi setiap hari belajar.

Baca Juga:   Korupsi Dana Desa Rp501 Juta, Mantan Kades di Cisewu Garut Dipidana Penjara 4,6 Tahun

Namun, terhentinya pasokan MBG di Cisewu menjadi alarm bagi pelaksanaan program di tingkat daerah, terutama terkait keberlanjutan dukungan dana operasional agar kegiatan pemenuhan gizi siswa tetap berjalan tanpa gangguan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *