GOSIPGARUT.ID — Kepala Desa Mekarmukti, Hidmat Widjaya, Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut, mengatakan realisasi program ketahanan pangan di desanya dilaksanakan dengan program hewani yakni pemeliharaan hewan ternak sapi.
“Program ini sangat cocok diterapkan di Desa Mekarmukti karena ketersediaan pangan untuk peternakan sapi sangat melimpah disebabkan luasnya lahan pertanian,” demikian kata dia kepada jurnalis GOSIPGARUT.ID, Ahad (11/6/2023).
Hidmat menerangkan, peternakan sapi di daerahnya bisa menjadi program yang berkesinambungan, salah satunya karena melibatkan para pemuda putus sekolah dan para petani untuk menjadi peternak yang tangguh.
Lebih jauh, ia menjelaskan, bahwa siklus memelihara hewan ternak sangat bermanfaat bagi para petani karena kotoran hewan ternak dikembalikan lagi ke alam untuk menjaga keseimbangan alam dan kesuburan tanah yakni dijadikan pupuk organik.
“Kotoran hewan bisa menjadi solusi langkanya pupuk kimia, ketergantungan para petani terhadap pupuk kimia karena dari kotoran hewan ternak bisa dijadikan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah,” ujar Hidmat.
Menurutnya, saat ini di Desa Mekarmukti sudah ada 25 ekor sapi siap potong. Harga satu ekor sapi bervariatif antara Rp21 juta sampai Rp40 juta. Stok hewan ini bisa memenuhi permintaan hewan kurban di Kecamatan Cibalong, juga untuk memenuhi permintaan dari luar daerah. (Ai Karnengsih)



.png)


















