Nasional

Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek CCTV

×

Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek CCTV

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan (KPK) pada Jumat malam (14/4/2023).

“Kegiatan tangkap tangan dilakukan tim KPK dari Jumat siang hingga Jumat malam. Beberapa orang yang ditangkap di antaranya, benar, wali kota Bandung,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Sabtu (15/4/2023).

Ia mengatakan OTT tersebut digelar dalam rangka penindakan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi suap. “Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet,” ujar Ali.

Baca Juga:   Sambut Idul Adha 1446 H, Pelindo Solusi Logistik Salurkan Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Ia mengatakan Yana Mulyana dan pihak yang terjaring OTT tersebut selanjutnya akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penyidik lembaga antirasuah tersebut selanjutnya akan segera mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT dalam tempo 1×24 jam.

“Akan disampaikan perkembangannya segera,” tandas Ali Fikri.

Presiden prihatin OTT

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyebut dari ribuan proyek infrakstruktur pasti memiliki masalah meski sudah dicek setiap hari.

Salah satu masalah yang timbul termasuk persoalan hukum yaitu Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalur kereta Api di Makassar, Sulawesi Selatan yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi pada 29 Maret 2023 lalu.

Baca Juga:   Eks Walikota Bandung Yana Mulyana Bebas Bersyarat Usai Kasus Korupsi Smart City

“Kita ini hampir tiap hari loh ke lapangan ngecek ke lapangan ngecek, itu pun masih ada masalah, apalagi tidak?” kata Presiden Jokowi di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Diketahui tim penyidik KPK pada Kamis (13/4/2023) mengumumkan penetapan 10 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerimaan suap terkait proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan termasuk Proyek Pembangunan Jalur Kereta Api di Makassar Sulawesi Selatan.

Baca Juga:   Intip Cara Bangun Bisnis Kreatif di Tengah Ketatnya Kompetisi Buat Kamu yang Mau Mulai Usaha Ala Rafif Adhikara Yunus

“Ya tidak mungkin semua proyek yang ribuan banyaknya itu tidak ada masalah, pasti satu dua ada masalah, tapi kenapa terus kita kontrol di lapangan? Orang dikontrol di lapangan saja masih ada masalah apalagi tidak?” tambah Presiden. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *