GOSIPGARUT.ID — Legislator dari DPRD Garut, Dede Salahudin, menengok Luki Muhamad Safara (10) — seorang anak yang memiliki hobi bermain sepakbola dan berpotensi menjadi pemain sepakbola profesional, di rumahnya Kampung Solok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.
Aksi simpatik dari anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dilakukan pada Jumat (14/4/2023) sore, setelah mendengar kabar bahwa kondisi ekonomi keluarga anak yang kini berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Pratama Putra tersebut cukup memprihatinkan. Rumah yang didiaminya pun terancam roboh.
“Kedatangan saya menengok ananda Luki tak lain ikut memberikan semangat agar dia berlatih sepakbola lebih keras lagi demi tercapainya cita-cita menjadi pesepakbola profesional. Selain itu, kedatangan saya menemui ananda Luki untuk memberikan bantuan alakadarnya agar bisa bergembira menyambut hari kemenangan Idul Fitri,” kata Dede, saat dihubungi Sabtu (15/4/2023).
Ia menjelaskan, santunan yang diberikan kepada anak dari pasangan Iman dan Suryati itu berupa uang, sepatu bola, baju koko, dan sarung. “Mudah-mudahan dalam merayakan Idul Fitri nanti, ananda Luki bisa berbahagia seperti anak dari keluarga lainnya yang memiliki kecukupan ekonomi,” ujar Dede.
Politisi PKS ini mengaku, saat mengetahui kondisi rumah yang dihuni oleh keluarga Luki Muhamad Safara, membuat ia terenyuh. Kondisi rumah yang dihuni mereka sangat memprihatinkan alias tidak layak huni. Jika saja tidak cepat diperbaiki, bisa-bisa rumah itu roboh.

Untuk itu, sambung Dede, pihaknya meminta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Garut untuk memberikan bantuan kepada keluarga Luki Muhamad Safara berupa perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu). “Saya minta dari pihak Disperkim segera turun ke lapangan untuk mengecek kondisi rumah tersebut,” pintanya.
Terkait buruknya kondisi rumah keluarga Luki, Dede pun mempertanyakan upaya pihak Desa Pasanggrahan dan Kecamatan Sukawening dalam mengusulkan program perbaikan rutilahu selama ini, mengapa rumah keluarga Luki sampai luput dari perhatian.
Kembali kepada soal potensi sepakbola yang dimiliki Luki, Dede mengatakan, kedatangannya ke rumah anak yang kini duduk di bangku kelas 4 SD Negeri Pasanggrahan 6 itu dalam rangka mencari bakat-bakat pesebakbola usia dini agar bisa berkembang dan berprestasi ke jenjang yang lebih tinggi.
Pasalnya, posisi Dede Salahudin yang disandangnya saat ini, selain anggota DPRD juga sebagai exco di kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Askab Garut.
“Dengan munculnya pesepakbola seperti ananda Luki ini, harus menjadi perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) juga Askab PSSI untuk memperhatikan potensi anak-anak Garut yang begitu baik dalam hal olahraga, khususnya sepakbola,” tutup Dede. ***



.png)











