GOSIPGARUT.ID — Pasar Rakyat Jabar Juara yang berlokasi di Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, sejak Jumat (31 Maret 2023) lalu, beroperasi. Hingga kini, aktivitas di pasar yang dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu sudah berjalan selama dua pekan.
Selama dua pekan tersebut, kondisi pedagang dan pembeli yang bertransaksi relatif baik. Jumlah pedagang yang mengisi lapak dagangan maupun pembeli yang mendatangi pasar tersebut berangsur-angsur ramai.
Seperti terpantau GOSIPGARUT.ID pada Jumat (7 April 2023), pembeli yang datang dari sejumlah tempat di Kecamatan Cisewu itu sudah menyerbu lapak-lapak pedagang sejak pukul 05.00 pagi. Mereka paling mendominasi menyerbu pedagang pakaian dan sayuran.
“Maklum mau lebaran, jadi yang paling banyak diserbu adalah pedagang pakaian,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kecamatan Cisewu, Ade Ridwan, Jumat (7/4/2023).

Ia menuturkan, dari sebanyak 56 kios dan 40 los yang tersedia di Pasar Rakyat Cisewu hampir seluruhnya sudah ditempati pedagang pada dua pekan beroperasi itu. Kios dan los tersebut diisi oleh pedagang yang menjual aneka jenis dagangan.
“Hanya beberapa kios saja yang masih tutup, para pedagang tersebut masih mempersiapkan lapak dagangannya, dan mungkin baru beraktivitas setelah lebaran,” ujar Ade.
Ia menjelaskan, semua pedagang yang kini mengisi Pasar Rakyat Cisewu adalah para pedagang baru (non existing). Karena pasar yang dibangun menelan APBD Jabar sebesar Rp3,4 miliar itu adalah pasar baru, bukan pasar embrio atau pasar yang sudah lama ada.
“Pasar Rakyat Cisewu di Desa Pamalayan ini adalah pasar baru, bukan pasar lama yang sudah ada. Jadi para pedagangnya pun baru, tapi ada juga yang sudah berjualan di pasar lain (pasar desa),” tutur Ade.
Ia menambahkan, Pasar Rakyat Jabar Juara di Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, ini rencananya akan buka tiap hari mulai pukul 05.00 sampai 17.00 WIB. ***



.png)















