Berita

Banyak Warga Malas Keluar Rumah karena Hujan, Capaian Vaksinasi di Garut Turun

×

Banyak Warga Malas Keluar Rumah karena Hujan, Capaian Vaksinasi di Garut Turun

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Vaksinasi Covid-19.

GOSIPGARUT.ID — Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mencatat capaian harian vaksinasi Covid-19 turun dampak musim hujan karena banyak warga malas keluar rumah untuk datang ke sentra vaksinasi.

“Sekarang musim hujan turun, masyarakat malas keluar karena hujan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Leli Yuliani saat dihubungi wartawan, Rabu (10/11/2021).

Ia menuturkan, target vaksinasi di Garut setiap sepekan sebanyak 125 ribu orang atau setiap harinya sekitar 19 ribuan orang mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama maupun kedua.

Baca Juga:   Polisi Bongkar Kasus Penculikan Penjual Cireng di Garut, Motif Diduga Cemburu

Namun kondisi cuaca yang saat ini sering turun hujan, kata Leli, mempengaruhi antusias masyarakat untuk divaksin, tercatat saat ini tercatat hanya 5 sampai 7 ribuan orang per harinya.

“Kita 125 ribuan seminggu itu, jadi kalau dibagi tujuh itu 19 ribuan, kalau musim sekarang 5 ribu sampai 7 ribuan,” ujarnya.

Meski minat masyarakat untuk divaksin berkurang saat musim hujan, kata Leli, tidak menyurutkan petugas kesehatan di lapangan melaksanakan kegiatan vaksinasi di berbagai daerah.

Baca Juga:   Garut Percepat Pembangunan Kawasan Industri Cibatu, Bupati Syakur: Peluang Besar bagi Ekonomi dan Lapangan Kerja

Capaian vaksinasi dosis pertama saat ini, kata dia, sudah hampir 49 persen, atau sedikit lagi akan mencapai 50 persen masyarakat Garut dari berbagai kalangan sudah divaksin.

“Vaksinasi belum mencapai target, tapi kita optimistis pekan ini untuk masyarakat umum bisa mencapai 50 persen,” tutur Leli.

Ia menambahkan, terkait capaian sasaran vaksinasi lansia saat ini mengalami kendala, tercatat baru 33 persen atau belum bisa mencapai 40 persen sesuai anjuran pemerintah pusat.

Baca Juga:   Barnas Adjidin Lantik Dewan Pengawas Perumda BPR Garut Masa Jabatan 2025-2029

Adanya kendala sasaran lansia itu, kata Leli, akan sulit mengubah status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Garut dari Level 3 ke Level 2 pada pekan depan.

“Optimistis kalau untuk dosis pertama, tapi kalau lansia kita ragu,” katanya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *