GOSIPGARUT.ID — Badadn Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menyalurkan bantuan berupa dua buah mesin pompa air untuk masyarakat Kampung Cisaat, Desa Sukamanah, Kecamatan Bayonbong, Kabupaten Garut.
“Dua buah pompa pendorong air, yang satunya untuk cadangan. Kita juga bantu pemindahan travo supaya lebih dekat. Jadi total bantuan yang kita salurkan itu sebesar Rp50 juta,” kata Ketua Baznas Garut, Rd. H. Aas Kosasih.
Menurut dia, dengan adanya pompa air tersebut, manfaatnya bisa dirasakan oleh sekitar 400 kepala keluarga, di mana air yang didorong pompa itu bisa dimanfaatkan untuk MCK, mengairi sawah, perkebunan, dan lain lain.
“Kami berikan bantuan mesin pendorong air ini, karena turut prihatin dengan warga di sini, sebab sudah tiga bulan terakhir ini kesulitan mencari air bersih untuk minum, cuci, wudlu, dan lain sebagainya. Sehingga kami tergerak untuk memberikan mesin pendorong air ini,” tutur Aas.
Ia menyebut, warga Cisaat yang sebagian besar merupakan petani bawang, tembakau, kopi, dan lain lain itu, berikrar untuk menyisihkan sebagian penghasilan dari bertaninya untuk zakat, infaq, dan sodakoh dan akan disalurkan melalui Baznas. Sehingga ke depan Baznas akan merancang program lain untuk disalurkan di kampung tersebut.
Mantan Anggota DPRD Garut ini menambahkan, Baznas juga akan bekerja sama dengan BPJS untuk membantu para penjaga masjid (marbot), kyai, ulama, dan para pedagang yang terkena dampak Covid 19, untuk dimasukan sebagai anggota BPJS.
“Mereka akan dibantu melalui asuransi BPJS Ketenagakerjaan, sehingga apabila mereka mengalami kecelakaan, mereka akan akan ditanggung dengan asuransi. Program ini akan digulirkan mulai Oktober tahun ini, untuk awal awal akan kami bantu untuk 300 orang dulu, dan seterusnya,” katanya.
Di sisa masa jabatannya sebagai Ketua Baznas Garut, Aas mengaku, memiliki cita-cita mulia, yakni ingin membantu para pedagang kecil yang terlilit utang. (Yuyus)



.png)












