Peristiwa

Longsor di Jalur Sumedang – Garut, Akses Sempat Terputus Selama 3 Jam

×

Longsor di Jalur Sumedang – Garut, Akses Sempat Terputus Selama 3 Jam

Sebarkan artikel ini
Jalur Sumedang - Garut sempat terputus akibat longsor. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Tingginya intensitas hujan yang mengguyur di Kabupaten Sumedang menyebabkan longsor di kawasan Dusun Andir, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Selasa (21/1/2020).

Akibat kejadian tersebut jalur Sumedang-Garut tepatnya di depan SMAN 2 Sumedang sempat terputus selama tiga jam karena sebagian jalan tertutup material longsoran.

Seorang Supir truk asal Blitar, Wahyu (30) mengatakan perjalanannya sudah terhambat cukup lama akibat longsor yang menutup akses tujunannya.

Baca Juga:   Puncak Arus Mudik Lebaran di Jalur Garut Diprediksi pada 29-31 Mei

“Saya nunggu sudah tiga jam, mau pulang habis nganterin huut (pakan ayam) dari Bandung menuju Blitar, jadi terhambat,” katanya saat ditemui di sekitar lokasi.

Salah seorang saksi mata mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu kebetulan di kawasan tersebut sedang diguyur hujan.

“Waktu hujan habis dzuhur, saya posisi lagi jaga warung, begitu melihat longsor saya langsung menyiapkan baju buat ngungsi, takut kena longsor,” kata Uum Umiyati, salah seorang warga.

Baca Juga:   Tiang Listrik Tumbang di Cikajang, Empat Orang Mengalami Patah Tulang

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi mengungkapkan, longsor diduga terjadi karena adanya pembangunan perumahan baru. Saat ini proyek tersebut telah memasuki pematangan lahan.

“Longsor akibat pembangunan perumahan yang baru memasuki tahap pematangan lahan,” kata Yedi.

Menurutnya, kejadian longsor ini sudah ke empat kalinya terjadi. Dia menyebut longsor kali ini merupakan terbesar dibandingkan kejadian sebelumnya.

Baca Juga:   Seorang Remaja Terseret Arus Sungai Cimanuk di Garut

“Longsor sudah ke empat kalinya, sekarang yang paling besar,” katanya.

Upaya sementara, pihaknya membersihkan material longsor dengan alat seadanya di bantu pihak terkait dan warga. “Kita menurunkan dua belas personil dibantu TNI, Polri, Damkar dan Satpol PP,” ujarnya. (dtc)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *