Berita

Mantan Aktifis Pertanyakan Icon “Kota Dodol” di Bunderan Tarogong

×

Mantan Aktifis Pertanyakan Icon “Kota Dodol” di Bunderan Tarogong

Sebarkan artikel ini
Icon "Kota Dodol" yang dibuat di bunderan Tarogong. (Foto: Galih Pawarti/GosipGarut)

GOSIPGARUT.ID — Mantan aktivis mahasiswa, Heri Rustian, mempertanyakan Icon “Kota Dodol” yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut di bunderan Tarogong. Menurut dia, pembuatan icon tersebut sepihak dan tanpa dasar. Bukankah icon Garut itu adalah “Kota Intan”?

“Kabupaten Garut sebagai Swiss Van Java karena keindahan alam pegunungannya yang sejuk dan indah. Sehingga diminati turis baik mancanegara maupun domestik,” kata Heri melalui sambungan telepon, Minggu 2 Juni 2019.

Sebagai Swiss Van Java, sambung dia, Kabupaten Garut telah tumbuh sebagai kawasan wisata yang menstimulasi perekenomian warga secara signifikan, misalnya objek wisata Cipanas, Darajat, Kamojang, Papandayan, Talaga Bodas, dan sebagainya.

Baca Juga:   Raja dan Sultan Se-Nusantara akan Hadiri HJG ke-210, Bupati dan Tokoh Garut Utara Mengaku Senang

“Kota Intan adalah simbolisasi dari Swiss Van Java. Hal ini telah diketahui publik, bahwa Garut sebagai ‘Kota Intan’. Oleh sebab itu, aneh jika tiba-tiba icon ‘Kota Intan’, Swissnya Van Java dirubah sepihak sebagai ‘Kota Dodol’ oleh Pemkab Garut,” tegas Heri.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, perubahan icon itu tentu berimplikasi tidak hanya pada opini publik, tetapi juga spirit warga. Heri Rustiana meminta Pemkab Garut menjelaskan perubahan mendadak dan sepihak ini.

Baca Juga:   Rawan Terpapar Covid-19, Wartawan di Garut Diminta Ikut Rapid Test

“Apalagi memasang icon ‘Kota Dodol’ di tempat yang tidak tepat, yaitu pas pada tugu Adipura,” ujarnya.

Heri juga meminta Pemkab Garut menutup icon tersebut sementara waktu sampai ada penjelasan resmi dari Pemkab dan persetujuan DPRD Garut.

“Kami juga meminta Satpol PP, selaku penegak Perda, untuk membongkar dan mengganti icon ‘Kota Dodol’ menjadi ‘Kota Intan’,” kata dia. (Yus/Fj)

Gusrajab
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *