oleh

Kiat Aman Tinggalkan Rumah Selama Mudik Lebaran dari PLN Jabar

GOSIPGARUT.ID — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat memberikan kiat aman meninggalkan rumah selama mudik Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah/Lebaran 2019 bagi pelanggannya.

“Agar masyarakat aman dan nyaman pada saat mudik Lebaran, ada sejumlah kiat yang terkait dengan listrik seperti mematikan alat elektronik yang tidak diperlukan, nyalakan lampu seperlunya,” kata Manager Komunikasi PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Iwan Ridwan, Sabtu (25/5/2019).

Kiat lainnya, sambung dia, ialah pelanggan diminta untuk mencabut colokan listrik yang tidak diperlukan dan memastikan token listrik sudah terisi cukup hingga akhir masa mudik agar lampu penerangan rumah tetap menyala dan alarm token kwh meter tidak berbunyi.

“Jangan sampai pelanggan terganggu karena token listrik habis setelah mudik,” ujar Iwan.

Baca Juga:   Enam Point yang Harus Dimiliki ASN Pemkab Garut, Apa Saja?

Dia mengatakan, bagi pelanggan pasca bayar, lebih baik bayar listrik di awal bulan, sebelum tanggal 20 agar terhindar dari denda keterlambatan dan pemutusan listrik akibat keterlambatan pembayaran.

“Silakan hubungi layanan Contact Center PLN 123 apabila membutuhkan layanan seputar kelistrikan. Layanan ini tersedia 24 jam tujuh hari dalam seminggu,” kata Iwan.

Baca Juga:   Tarif Angkutan Umum di Garut Naik 20 Persen Selama Musim Mudik Lebaran

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat, lanjut dia, juga menyelenggarakan promo Gemerlap Lebaran 2019.

Iwan menjelaskan, seperti tahun sebelumnya, promo yang ditawarkan berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) sebesar 50 persen dengan maksimum potongan sebesar Rp 10.000.000.

“Khusus pelanggan golongan tarif sosial dengan peruntukan rumah ibadah, mendapatkan diskon Biaya Penyambungan sebesar 100 persen alias gratis,” kata dia.

Baca Juga:   Melalui Samsat J'Bret, Kini Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Polsek dan Minimarket

Iwan mengatakan kesempatan ini diberikan kepada pelanggan yang melakukan tambah daya tegangan rendah mulai dari 220 VA sampai dengan 197 kVA.

Selain murah dan tidak dipungut biaya tambahan lainnya, proses pengerjaan penambahan daya tidak lebih dari 24 jam dan tidak akan mengubah kWh meter pascabayar menjadi prabayar ataupun sebaliknya.

“Selama Ramadhan dan Idul Fitri, pemakaian listrik masyarakat cenderung meningkat. Untuk itu PLN ingin memberikan kenyamanan melalui promo tersebut,” katanya. (Ant/Gun)

Komentar

Berita Terkait