GOSIPGARUT.ID — Tim Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) melaksanakan kegiatan rekam wajah dan percetakan gigi terhadap prajurit Yonif Raider 303 Setia Sampai Mati, Senin (21/1/2019), yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Puskesad Kolonel Ckm drg.Jojo Suharjo, Sp. BM.
Kepala Kesehatan (Kakes) Kostrad Kolonel Ckm dr.Ahmad Zumaro, Sp.B, mengatakan kegiatan rekam wajah dan percetakan gigi prajurit Yonif Raider 303 Setia Sampai Mati dimaksudkan sebagai proses identifikasi yang selanjutnya akan disimpan sebagai data.
“Sebenarnya masih ada cara lain untuk menegakkan proses identifikasi ini, di antaranya yaitu pemeriksaan DNA dan pemeriksaan sidik jari. Pemeriiksaan DNA di Indonesia masih tergolong mahal sedangkan pengambilan data dengan sidik jari tidak akan bisa dilakukan apabila mayat dalam keadaan hangus terbakar ataupun terendam hancur,” kata dia, didampingi Komandan Kompi Senapan C Kapten Inf Zaenal Arifin.
Dijelaskan Ketua Tim Puskesad, Kolonel Ckm drg.Jojo Suharjo, Sp. BM, rekam wajah dan pencetakan gigi dilakukan karena gigi geligi merupakan suatu organ yang paling keras yang terdapat dalam tubuh manusia yang bisa dikatakan lebih keras dibanding tulang manusia.
“Maka tidak heran apabila mayat manusia yang hangus terbakar dan terendam hancur rahang gigi masih dalam keadaan utuh,” terangnya.
Jojo menambahkan, pelaksanaan rekam wajah dan pencetakan gigi yang dilakukan tersebut tidak hanya terhadap Yonif Raider 303 Setia Sampai Mati, namun juga akan dilakukan terhadap seluruh prajurit TNI.
“Kegiatan rekam wajah dan percetakan gigi, pelaksanaannya difoto dan dicetak, yang kemudian akan disimpan sebagai data. Suatu saat akan digunakan sebagai proses identifikasi,” ujar dia. (MD Sumarna)



.png)



















