GOSIPGARUT.ID — Pondok pesantren (pontren) di Kampung Cinyawar, Desa Selaawi, Kabupaten Garut, yang sebagian bangunannya tertimpa longsor pada Rabu (25/12/2019) menderita kerugian meterial sebesar Rp50 juta.
“Ya, hanya korban material, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tertimpanya tanah longsor sebagian bangunan Pontren Cinyawar itu,” kata Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Talegong, Ojat Karnojat, yang dihubungi Sabtu (28/12/2019) pagi.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Bupati Garut melalui Dinas Sosial pada Kamis (26/12/2019). Ojat berharap Pemkab Garut dapat memberi bantuan untuk pembangunan kembali bangunan pontren yang rusak.
“Kondisi bangunan semi permanen ukuran 5 x 8 meter itu kini rusak parah. Pihak pontren dibantu warga sekitar kini tengah berupaya untuk kembali membangun bangunan yang rusak dalam kondisi keuangan yang minim,” ujar dia.
Ojat menambahkan, kegiatan belajar mengajar di pontren milik Ustadz Danang tersebut untuk sementara menggunakan rumah warga sekitar sampai bangunan pontren rampung diperbaiki.
“Keberadaan bangunan pontren itu persis di bawah tebing. Jadi, ketika tebing itu longsor karena terus diguyur hujan, maka bangunan pontren tersebut yang pertama kali menjadi sasaran timbunan tanah longsor,” katanya. ***



.png)






















