Berita

SDN Pancasura 4 Hanya Miliki Satu Guru PNS, Banyak yang Emoh Bertugas di Sana?

×

SDN Pancasura 4 Hanya Miliki Satu Guru PNS, Banyak yang Emoh Bertugas di Sana?

Sebarkan artikel ini
Tiga guru honorer yang bekerja di SDN Pancasura 4, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pancasura 4 di Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, hanya memiliki seorang guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Untuk mengajar 107 siswanya, guru tersebut dibantu oleh enam orang guru berstatus honorer.

Informasi yang didapat dari Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Singajaya, Didin, guru PNS dimaksud bernama Ridwan. Ia bertugas di SDN Pancasura 4 pun terbilang baru. Sebelumnya Ridwan bertugas di SDN Pancasura 3.

“Sekitar enam bulan lalu Pak Ridwan bertugas di SDN Pancasura 4. Saya sendiri yang memindahkan dia dari SDN Pancasura 3 mengingat di SDN Pancasura 4 jumlah guru PNS-nya minim,” kata Didin, Kamis (5/12/2019).

Baca Juga:   Wacom Mendesain Ulang Pen Tablet Intuos Pro Unggulannya untuk Memberikan Alur Kerja yang Luar Biasa

Ia menambahkan, sebelumnya tenaga pengajar PNS yang bertugas di sekolah yang berlokasi di Kampung Legokkondang, Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya itu ada dua. Yaitu dengan Maman yang menjabat sebagai kepala sekolah.

“Hanya Pak Maman setahun lalu meninggal dunia, kemudian jabatan kepala sekolahnya di-PLT-kan kepada Pak Jamal, Kepala SDN Pancasura 1,” ujar Didin.

Ia menjelaskan selain Maman, ada juga mantan kepala SDN Pancasura 4 sebelumnya yang meninggal dunia, namanya Cucu. Baik Maman maupun Cucu, meninggal dunia disebabkan karena sakit. “Saya cukup tahu, karena keduanya teman seangkatan saya,” kata Didin.

Baca Juga:   Kontroversi Aceng Fikri yang Menikah Ketiga Kalinya dengan Wanita Jelita

Ia menolak adanya anggapan yang beredar di tengah warga Kecamatan Singajaya bahwa kurangnya guru PNS di SDN Pancasura 4 itu karena para guru PNS emoh (tidak mau) ditugaskan di sana dengan alasan bila bertugas di SDN Pancasura 4 bakal sakit bahkan meninggal dunia.

“Anggapan itu salah, dan hanya mitos yang sengaja dibesar-besarkan oleh sebagian orang. Karena faktanya, saya belum lama ini menugaskan guru PNS untuk mengajar di sana, toh sekarang sehat-sehat saja. Soal sebelumnya pernah ada dua guru PNS yang meninggal dunia, cuman kebetulan,” papar Didin.

Baca Juga:   Empat Wisatawan Tenggelam di Pantai Karangpapak Saat Berusaha Menolong Seorang Pengunjung Lain

Sementara Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin, ketika diinformasikan bahwa ada SD di Singajaya hanya memiliki satu guru PNS mengaku tidak kaget. Sebab, jelasnya, hal serupa juga terdapat di kecamatan lainnya.

“Seperti di Kecamatan Banyuresmi, ada di antara SD-nya yang memiliki guru PNS hanya satu orang,” terangnya seraya tidak mengatakan nama SD dimaksud. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *