Berita

Peringatan Hari Santri 2026, Lakpesdam NU Garut Minta Tak Sebatas Seremonial

×

Peringatan Hari Santri 2026, Lakpesdam NU Garut Minta Tak Sebatas Seremonial

Sebarkan artikel ini
Roni Taftazani (H. Obet).

GOSIPGARUT.ID — Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, diminta tak sebatas jadi ajang seremonial tahunan. Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Cabang Garut bahkan mendesak momentum ini diisi dengan langkah nyata penguatan kapasitas santri di tengah tantangan zaman.

​Perwakilan Lakpesdam NU Cabang Garut, H. Roni Taftazani, menilai peran santri kini melintasi batas tembok pesantren. Santri tidak cukup hanya mendalami ilmu agama, melainkan wajib menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu menjawab persoalan publik.

​”Peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum ini perlu menjadi pengingat bahwa perjuangan ulama dan santri terdahulu harus dilanjutkan melalui karya, pengabdian, dan keteladanan,” kata Roni, Selasa, 20 Oktober 2026.

Baca Juga:   Pelaku Percobaan Pencurian Sepeda Motor di Bungbulang Ditangkap Polisi, Honda Revo pun Ikut Diamankan

​Menurut pria yang akrab disapa Haji Obet ini, santri merupakan benteng sosial yang krusial dalam menjaga kebinekaan, merawat toleransi, dan mengawal kerukunan warga. Di tengah derasnya arus modernisasi, pesantren dituntut bertransformasi menjadi pusat pendidikan unggul yang berdaya saing tanpa mencabut akar nilai keislaman dan kebangsaan.

​Ia menyoroti pentingnya dukungan lintas sektor terhadap ekosistem pendidikan pesantren. Masa depan Indonesia, kata Roni, membutuhkan generasi cerdas yang ditopang integritas moral dan kepedulian sosial yang kuat.

Baca Juga:   Atap Kelas SMKN 11 Garut Roboh Saat Pelajaran, DPRD Jabar Ingatkan Negara Tak Boleh Abai

​”Santri harus percaya diri menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Pegang teguh akhlak, hormati perbedaan, terus belajar, dan jadilah bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar pemerhati kebijakan publik itu.

​Menyambut Hari Santri Nasional 2026, Lakpesdam NU Garut mendorong seluruh santri di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut, untuk terus mengambil peran aktif dalam pembangunan nasional dan pengabdian masyarakat.

Baca Juga:   Kogabwilhan III Dirikan Kotis di Kuwayage, Penerbangan Perdana Bawa Bantuan Presiden

​”Santri kuat, Indonesia bermartabat. Jaga tradisi, kobarkan semangat, dan terus berkontribusi untuk negeri,” tutur Roni. ***

Gusrajab
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *