Berita

Garut Segera “Banjir” Anggaran Jalan: Pemprov Jabar-Pemkab Sepakati Rp485 Miliar pada 2027

×

Garut Segera “Banjir” Anggaran Jalan: Pemprov Jabar-Pemkab Sepakati Rp485 Miliar pada 2027

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, bertemu Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, dan Sekda Garut Nurdin Yana (tengah) membicarakan anggaran pembangunan infrastruktur jalan.

GOSIPGARUT.ID — Anggaran pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Garut dipastikan melonjak tajam. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Garut sepakat mengerek alokasi dana infrastruktur pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Garut 2027 dari semula Rp105 miliar menjadi Rp485 miliar.

​Kesepakatan lonjakan anggaran hampir lima kali lipat tersebut diputuskan dalam pertemuan antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, serta Sekretaris Daerah Garut Nurdin Yana selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Selain RAPBD 2027, kedua pihak juga sepakat menambah alokasi perbaikan jalan pada APBD Perubahan Garut tahun berjalan.

​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan perombakan postur anggaran ini mendesak untuk menuntaskan persoalan jalan rusak dan mempercepat konektivitas antarwilayah di Garut.

Baca Juga:   Empat Korban Kecelakaan Helikopter di Tasikmalaya Mulai Membaik

​”Dari pertemuan ini disepakati dua hal. Pertama, di perubahan anggaran disepakati untuk menambah alokasi pembangunan jalan dan jembatan. Kedua, di RAPBD 2027 pembangunan infrastruktur jalannya diubah dari Rp105 miliar menjadi Rp485 miliar. Ada kenaikan yang luar biasa,” kata Dedi dalam keterangan video yang beredar pada Senin, 14 September 2026.

​Dedi mendesak DPRD Kabupaten Garut memberikan lampu hijau terhadap kesepakatan eksekutif ini. Ia juga meminta publik mengawal ketat pembahasan anggaran agar alokasi jumbo tersebut tak melenceng dari perencanaan saat direalisasikan.

Baca Juga:   Titel Juara Liga Sudah di Depan Mata, Ini yang Disiapkan Pemprov Jabar untuk Persib Bandung

​Meski porsi anggaran fisik membengkak, Dedi menegaskan sektor pelayanan publik dasar tidak boleh dikorbankan. Menurutnya, pembangunan konektivitas jalan justru diposisikan sebagai penopang sektor esensial lainnya.

​”Dengan satu catatan: pendidikan tetap harus menjadi prioritas utama, kesehatan harus menjadi prioritas utama, dan pertumbuhan ekonomi harus tetap menjadi prioritas utama. Infrastruktur jalan merupakan sarana untuk mendukung kesehatan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Dedi.

​Kondisi jalan daerah di Garut selama ini kerap mengular menjadi keluhan warga karena menghambat mobilitas hasil tani dan akses layanan kesehatan. Lewat komitmen anggaran baru ini, Pemprov Jabar menargetkan pembenahan jaringan jalan dapat memacu akselerasi ekonomi daerah secara signifikan.

Baca Juga:   Garut Bidik Dana Pusat untuk Jalan Cisewu–Caringin, Koridor 23 Km Ini Jadi Kunci Akses Selatan

​Keputusan kini berada di meja DPRD Kabupaten Garut. Pengesahan rapat paripurna legislatif akan menjadi penentu akhir apakah proyek pembenahan infrastruktur berskala besar ini bisa langsung mengepul pada APBD Perubahan dan APBD 2027. ***

MAN 4
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *