Berita

Kapolres: Tidak Ada Warga Garut Jadi Korban Tewas di Aksi 22 Mei

×

Kapolres: Tidak Ada Warga Garut Jadi Korban Tewas di Aksi 22 Mei

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Yuyus)

GOSIPGARUT.ID — Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyatakan, tidak ada warga Kabupaten Garut yang menjadi korban tewas saat aksi 22 Mei di Jakarta.

“Tidak ada, sudah dicek, saya yakinkan informasi itu tidak benar,” kata Budi saat dimintai tanggapan adanya warga Garut yang meninggal dunia dalam aksi 22 Mei kepada wartawan, Jumat (24/5/2019).

Ia menuturkan, jajarannya mendapatkan informasi tersebut setelah terjadinya kericuhan aksi 22 Mei di Jakarta, kemudian dilakukan pengecekan untuk memastikan kebenaran itu, hasilnya tidak ada.

Baca Juga:   Aktivis '98 Apresiasi Pimpinan Ponpes Fauzan yang Ungkap Pejabat Garut Terlibat Faham Radikalisme

Orang yang disebut meninggal dunia dalam aksi kericuhan di depan Kantor Bawaslu itu, kata Kapolres, hanya mengalami luka-luka, berbeda dengan informasi yang tersebar di media sosila yakni tewas.

Ia berharap, masyarakat tidak mudah terpengaruhi oleh informasi yang menyebar di media sosial. Masyarakat harus terlebih dahulu mengkonfirmasi agar tidak mudah terprovokasi karena bisa berdampak buruk bagi dirinya maupun orang lain.

Baca Juga:   Membuka Kerja Sama Indonesia-India di Bidang Pertahanan: Wawasan Inti dari Webinar ISI

“Jangan mau dipecah belah apalagi terprovokasi yang bisa berdampak ke masyarakat,” ujar Budi.

Ia juga berharap, peristiwa kericuhan di Jakarta tidak berdampak atau melebar ke Kabupaten Garut. Kondisi Garut saat ini masyarakatnya mampu menjaga keamanan dan damai. “Kami harap kejadian di Jakarta tak melebar kemana-mana,” kata Budi. (Ant/Fj)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *