Wisata

Pameran “Frame of Garut” Jadi Ruang Promosi Wisata Berbasis Narasi Visual

×

Pameran “Frame of Garut” Jadi Ruang Promosi Wisata Berbasis Narasi Visual

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka pameran foto bertajuk "Frame of Garut" dalam rangka perayaan hari jadi ke-6 (6th Anniversary) Garut Photo Club (GPC), yang dilaksanakan di Lantai UG Ciplaz Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (1/5/2026).

GOSIPGARUT.ID — Pameran foto bertajuk “Frame of Garut” tidak sekadar menjadi ajang unjuk karya komunitas fotografi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang membangun narasi visual untuk memperkuat promosi pariwisata daerah.

Kegiatan yang digelar dalam rangka perayaan hari jadi ke-6 Garut Photo Club (GPC) itu secara resmi dibuka oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Lantai UG Ciplaz Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (1/5/2026).

Dalam sambutannya, Syakur menyoroti pentingnya menghadirkan cerita yang kuat di balik potensi keindahan alam Garut. Menurut dia, selama ini banyak potensi yang belum terekspos secara maksimal karena kurangnya wadah untuk menampilkan karya kreatif.

“Garut memiliki banyak talenta, tetapi sering kali belum terangkat sebagaimana mestinya. Padahal, jika kita ingin menjadikan pariwisata sebagai andalan, maka harus ada narasi yang kuat tentang keindahan Garut,” ujar Syakur.

Baca Juga:   Pascalebaran 2019, Hotel di Cipanas Garut Penuh Dihuni Wisatawan

Ia menilai fotografi menjadi medium strategis dalam membangun citra daerah. Visual yang menarik dinilai mampu menjadi pintu masuk untuk menarik perhatian wisatawan sekaligus memperkuat identitas Garut di tingkat nasional hingga global.

Pemerintah Kabupaten Garut, lanjut Syakur, mendukung penuh berbagai inisiatif kreatif yang berorientasi pada promosi daerah, termasuk melalui karya fotografi yang mampu menangkap keunikan dan kekayaan budaya lokal.

Sementara itu, Koordinator GPC, Andreas, menjelaskan bahwa momentum ulang tahun ke-6 komunitasnya kali ini sengaja disinergikan dengan agenda Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2026.

Baca Juga:   Eksplorasi Pecinan Tertua Jakarta: Panduan Lengkap ke Pasar Glodok

Ia menyebut kolaborasi tersebut bertujuan memperluas jangkauan promosi sekaligus menghadirkan suasana yang lebih meriah dan berdampak.

“Hari ini menjadi momen istimewa karena kami menggabungkan perayaan GPC dengan GPBG 2026, sehingga nuansanya lebih besar dan terasa gebyar,” kata Andreas.

Dalam pameran ini, GPC menampilkan 50 karya foto yang menggambarkan lanskap, budaya, hingga kehidupan masyarakat Garut.
Menariknya, pameran ini juga menjadi ruang penghormatan terhadap mendiang fotografer Frans Liniart, yang dikenal konsisten mendokumentasikan wajah Garut melalui lensa kamera.

Sebagai bentuk apresiasi, lima karya terbaik almarhum turut dipamerkan, sekaligus menjadi pengingat akan kontribusinya dalam membangun arsip visual daerah.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan lomba fotografi bertema “Gebyar Pesona Budaya Garut” yang memperebutkan piala bergilir Bupati Garut. Kompetisi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya karya-karya baru yang memperkaya narasi visual tentang Garut.

Baca Juga:   Disparbud Garut Ingatkan Wisatawan Tidak Berenang di Pantai Terlarang yang Sudah Diberi Tanda Bahaya

Melalui pendekatan ini, pameran fotografi tidak hanya berfungsi sebagai ruang apresiasi seni, tetapi juga sebagai strategi promosi berbasis konten kreatif yang dinilai lebih efektif menjangkau publik luas.

Dengan keterlibatan berbagai komunitas dan dukungan pemerintah daerah, kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *