Berita

Garut Bidik Dana Pusat untuk Jalan Cisewu–Caringin, Koridor 23 Km Ini Jadi Kunci Akses Selatan

×

Garut Bidik Dana Pusat untuk Jalan Cisewu–Caringin, Koridor 23 Km Ini Jadi Kunci Akses Selatan

Sebarkan artikel ini
Jalan Cisewu -- Caringin via Desa Cikarang sedang diperbaiki warga dengan cor beton.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut mengajukan peningkatan jalan kabupaten pada koridor Pamalayan–Desa Cikarang (Kecamatan Cisewu) hingga Desa Cimahi (Kecamatan Caringin) sepanjang sekitar 23 kilometer ke program Inpres Jalan Daerah (IJD) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Informasi yang didapat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, usulan tersebut menitikberatkan pada pembangunan satu koridor utama yang menghubungkan wilayah Cisewu dan Caringin, yang selama ini dikenal memiliki kondisi jalan rusak dan akses terbatas.

Koridor ini dibagi dalam dua segmen utama, yakni ruas Cikarang–Pamalayan dan Cikarang–Cimahi. Keduanya menjadi satu kesatuan jaringan jalan yang dinilai strategis karena berfungsi sebagai penghubung antarwilayah di kawasan selatan Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Akhir Pekan di Garut, Polisi Sisir Jalur Wisata hingga Tengah Malam, Jaga Rasa Aman Ribuan Pelancong

Sejumlah ruas dalam jalur tersebut, terutama Pamalayan–Cicariu–Cikarang, masuk dalam prioritas utama. Jalan ini sebelumnya sempat direncanakan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK), namun kemudian dialihkan ke pengajuan melalui program IJD dengan harapan mendapat dukungan anggaran yang lebih besar dari pemerintah pusat.

Sementara itu, ruas lanjutan Cikarang–Cimahi juga diusulkan dalam satu paket pekerjaan. Total kebutuhan anggaran untuk penanganan dua segmen tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp36 miliar.

Kondisi jalan di koridor Cisewu–Caringin saat ini dinilai mendesak untuk ditangani. Di sejumlah titik, jalan mengalami kerusakan berat, berlubang, serta rawan longsor, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan mobilitas antar desa.

Baca Juga:   Senator Soroti Banjir di Leles Garut Akibat Kerusakan Lingkungan

Pemkab Garut menilai peningkatan jalan di jalur ini akan memberikan dampak signifikan, salah satunya memangkas waktu tempuh perjalanan hingga sekitar 50 persen. Selain itu, perbaikan jalan juga diharapkan dapat memperlancar arus logistik serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah selatan.

Koridor Cimahi–Cikarang–Pamalayan juga menjadi bagian dari rencana besar pengembangan jalur selatan Garut. Jalur ini diproyeksikan tidak hanya menghubungkan antar kecamatan, tetapi juga membuka akses menuju kawasan pesisir selatan yang memiliki potensi ekonomi dan pariwisata.

Baca Juga:   Kejari Garut Musnahkan Sabu, Senjata Api, hingga 1,1 Juta Batang Rokok Ilegal

Meski demikian, realisasi pembangunan masih bergantung pada persetujuan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Saat ini, usulan masih dalam tahap evaluasi, termasuk pemenuhan aspek teknis seperti lebar badan jalan dan kesiapan trase.

Jika mendapat persetujuan, proyek peningkatan jalan tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *