Berita

Sekmat Pakenjeng Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Jalur Selatan Garut, Polisi Selidiki Penyebab

×

Sekmat Pakenjeng Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Jalur Selatan Garut, Polisi Selidiki Penyebab

Sebarkan artikel ini
Sekmat Pakenjeng, Irpan Fitriana.

GOSIPGARUT.ID — Kabar duka datang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Irpan Fitriana, yang menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Pakenjeng, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang terparkir di pinggir Jalan Lintas Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cimangke, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Jumat (27/3/2026) malam, dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang ditumpangi korban sudah berada di lokasi sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, keberadaan mobil tersebut tidak menimbulkan kecurigaan hingga menjelang malam.

Kecurigaan muncul ketika seorang warga melihat sosok pria di dalam mobil yang tidak menunjukkan respons. Warga kemudian melaporkan hal itu kepada aparat setempat sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga:   Kakek di Talegong yang Hilang Saat Mengambil Nira Ditemukan Meninggal di Muara Cilaki

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia di dalam kendaraan.

Identitas korban diketahui dari dokumen yang ditemukan di lokasi dan telah diverifikasi oleh pihak kepolisian. Penemuan ini sontak mengejutkan masyarakat, mengingat korban merupakan pejabat aktif di wilayah Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

Polisi bersama tim medis kemudian melakukan evakuasi jenazah dan memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan awal turut dilakukan untuk memastikan tidak adanya indikasi lain yang memerlukan penanganan khusus.

Baca Juga:   Parmusi Garut Tolak Rencana Kenaikan HET LPG 3 Kg, Ungkap Harga Tembus Rp35.000 di Lapangan

Kapolsek Iptu Aktas Komalsyah Siregar bersama jajaran kepolisian Cikelet juga turun langsung memantau proses penanganan di lapangan. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.

“Untuk memastikan penyebab kematian, akan dilakukan autopsi. Kami juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Baca Juga:   Mulai Senin (16/3), Pengumpulan Massa di Garut untuk Sementara Dihentikan

Sementara itu, Camat Pakenjeng, Deni Sugiani, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Jumat malam belum memberikan tanggapan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa ini. Warga juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk konten sensitif dari lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap secara pasti penyebab meninggalnya korban. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *