GOSIPGARUT.ID — Warga Kabupaten Garut kembali dikejutkan oleh kabar duka. Seorang pria asal Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, ditemukan meninggal dunia di area SDN 1 Sentral, Kampung Cikoneng, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Minggu (1/2/2026) siang.
Korban diketahui bernama Dirman (48). Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 13.00 WIB, di lingkungan sekolah yang saat itu tengah sepi. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai penyebab kematiannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keberadaan korban pertama kali diketahui setelah seorang pengendara sepeda motor melihat tubuh korban tergeletak dan kemudian memberi tahu warga setempat. Laporan tersebut diterima saksi bernama Luki yang langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Saat saya sampai di lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Luki.
Aparat kepolisian yang menerima laporan warga segera bergerak ke tempat kejadian perkara. Polisi melakukan pemeriksaan awal sekaligus mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Warungkiara AKP H. Retno Panji Setiaji membenarkan adanya temuan jasad pria asal Garut tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih mendalami seluruh keterangan yang berkembang di masyarakat.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian dan melakukan langkah awal penanganan,” ujar Retno, Minggu (1/2/2026).
Di tengah proses penyelidikan, beredar informasi di kalangan warga bahwa sebelum meninggal dunia, korban diduga sempat mengalami perundungan atau tekanan sosial. Namun, kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas dugaan awal dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Seorang sumber warga berinisial R mengaku pernah mendengar cerita terkait kondisi sosial korban.
“Saya sempat dengar korban beberapa kali jadi bahan ejekan. Tapi itu hanya cerita yang beredar, saya tidak tahu pasti kebenarannya,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan pihak terkait untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” kata Retno.
Hingga kini, penyebab pasti kematian warga Garut tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian. ***



.png)























