GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pentingnya memperbanyak kegiatan yang melibatkan masyarakat sebagai cara efektif menggerakkan perekonomian daerah.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Pelepasan Jalan Sehat dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) RI Tahun 2026 tingkat Kabupaten Garut, yang digelar di Halaman Kantor Kemenag Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (4/1/2026).
Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin mengapresiasi inisiatif Kemenag Garut yang konsisten menghadirkan kegiatan berbasis massa. Menurut dia, aktivitas seperti jalan sehat bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal.
“Jadi saya minta tolong, di Kemenag diperbanyak kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat. Ini kan berarti ada yang jualan, jadi ada yang silaturahmi. Ini diharapkan akan mampu mendorong perekonomian masyarakat,” ujar Abdusy.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga perputaran uang agar tetap terjadi di dalam wilayah Kabupaten Garut. Abdusy mencontohkan aktivitas sederhana seperti pembelian bahan bakar minyak (BBM) di daerah sendiri yang dapat berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui mekanisme bagi hasil.
“Kalau bapak ibu beli bensin di Garut, itu kita dapat bagi hasil. Jadi kalau bisa beli bensin itu di Garut, kita dapat uang dari itu. Nanti dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan,” katanya.
Selain menyoroti aspek ekonomi, Abdusy Syakur Amin turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik, baik bagi aparatur maupun masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta untuk membiasakan diri berolahraga secara rutin tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Ayo sama-sama kita jaga kesehatan, banyak berolahraga. Olahraga tidak usah harus yang mahal,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Saepulloh, menjelaskan bahwa kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HAB ke-80 yang telah berlangsung sejak dua bulan terakhir. Berbagai lomba dan kegiatan internal telah digelar untuk memperkuat soliditas serta meningkatkan kualitas pelayanan Kemenag kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan jalan santai ini menjadikan sebuah kekuatan bagi kita untuk mewujudkan kerukunan umat di Kabupaten Garut,” kata Saepulloh.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 menjadi penyemangat bagi jajarannya untuk terus hadir dan melayani masyarakat dalam berbagai situasi.
“Ini adalah spirit bagi kami untuk mewujudkan Kementerian Agama hadir di setiap waktu, setiap momen, dan selalu di hati masyarakat,” pungkasnya. ***



.png)














