Berita

Chandra Dituduh Mencuri, Warga Karangpawitan Geram: “Ini Fitnah Keji!”

×

Chandra Dituduh Mencuri, Warga Karangpawitan Geram: “Ini Fitnah Keji!”

Sebarkan artikel ini
Chandra dan Rumah Makan Syifa.

GOSIPGARUT.ID — Jagat maya geger setelah pemilik Rumah Makan Syifa di Karangpawitan menggelar sayembara lewat media sosial bagi siapa saja yang bisa mengungkap pelaku pencurian di tempat usahanya. Peristiwa yang terjadi pada Jumat dinihari, 15 Agustus 2025, itu terekam kamera CCTV.

Namun alih-alih memperjelas, rekaman tersebut justru memicu kisruh baru di tengah masyarakat.

Seorang warga Kampung Kertasari, Chandra, resmi dilaporkan sebagai terduga pelaku dan telah menerima surat panggilan dari Polsek Karangpawitan. Tuduhan ini sontak membuat warga setempat berang.

Baca Juga:   Kuartal IV 2024 Jadi Titik Balik, Krakatau Steel Bidik Pemulihan Finansial 2025

“Jelas-jelas secara fisik berbeda dengan orang di CCTV. Jangan asal tuduh, tanyakan dulu ke ahli forensik,” kata Budi, paman Chandra, ketika dikonfirmasi, Jumat, 29 Agustus 2025.

Budi menegaskan, saat peristiwa berlangsung
Chandra tengah beristirahat selepas bekerja di konveksi milik pamannya, H. Iwan. “Ini fitnah keji. Kami tidak terima,” ujarnya.

Surat panggilan itu merujuk pada laporan polisi bernomor LP/B/28/VIII/2025/Jbr/Res Grt/Sek Karangpawitan. Fakta inilah yang membuat keluarga terlapor semakin meradang.

Baca Juga:   Menhub Budi Karya Mengaku Terkesima dengan Produk Kulit Garut: Nyaman Dipakai dan Keren

Edi Sudrajat, Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang GRIB Jaya Karangpawitan, ikut angkat suara. “Yang terekam di CCTV bukan Chandra. Semua warga tahu. Kekisruhan ini bukan di polisi, tapi di pelapor yang terburu-buru melapor tanpa bukti jelas,” kata Edi.

H. Iwan, paman sekaligus atasan Chandra, juga mengaku keberatan. “Nama baik keluarga kami sudah jadi bahan cemoohan orang sekampung. Kami dirugikan, baik moril maupun materiil,” ujarnya.

Baca Juga:   Manajemen Indomaret Minta Maaf Telah Tuduh Santriwati di Tasikmalaya Mencuri

Tak tinggal diam, Chandra menegaskan akan melawan. “Saya akan melaporkan balik penghinaan ini ke pihak berwajib. Saya percaya polisi akan membantu saya,” katanya singkat.

Kasus ini kini bukan hanya soal dugaan pencurian, melainkan juga perang tuduhan dan pembelaan nama baik yang membakar emosi warga Kertasari. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *